israf tabzir gibah dan fitnah
isyraf tabzir, ghibah dan fitnah Pengertian Isyraf, Yang dimaksud dengan isyraf ialah sutu sikap jiwa yang memperturutkan keinginan yang melebihi semestinya. Seperti makan terlalu kenyang, berpakaian terlalu dalam menybabkan menyapu lantai atau tanah, Menguber hawa nafsu yang berlebihan, sehingga dapat melanggar norma-norma Susila, agama, dan
Tabzirdan israf sekilas memiliki arti yang sama tetapi tabzir dan israf adalah dua hal yang berbeda. Fitnah itu artinya kesesatan, dan secara istilah syara fitnah adalah menyebarkan berita bohong/jelek dalam suatu hal/orang lain, baik secara diam-diam maupun secara terang-terangan.
ContohSoal Essay PAI Kelas XII Semester 2 Beserta Jawaban ~Part-8 adalah postingan lanjutan soal essai agama Islam semester genap kelas 12 bagian ke-7 (soal nomor 61-70) dengan materi yang sama, diambil dari Bab 4, "Israf, Tabzir, Gibah, dan Fitnah". Note: bagi anda yang belum membaca soal-soal dari Bab 1-Bab 3, silahkan mulai dari sini. Berikut dibawah ini, soal essay pendidikan agama Islam
Isyraf Tabzir, Gibah, dan Fitnah Secara bahasa, kata israf berarti berlebih-lebihan. Dalam Islam israf ditujukan untuk semua tindakan manusia yang Tabzir disebut juga boros, yaitu mempergunakan sesuatu secara berlebih-lebihan dan tidak bermanfaat. Dalam Kamus Besar Gibah berarti menggunjing,
Pengertiandari israf tabzir gibah dan fitnah. Prainha rio de janeiro rj. Manchester city documentary amazon prime. Politique de la ville définition. Mercat hostafrancs horario. Nor' easter nyc today. Muslim fbi agent book. Saa flight bookings contact number. Quicksilver activ 605 open gebraucht. Weather forecast kings park ny.
Partnervermittlung Partner For You Martina Resch Gmbh. MENGHINDARI ISRAF, TABZIR, GIBAH, DAN FITNAH A. ISRAF BOROS 1. Pengertian Israf dan dalil tentang larangan bersifat Israf Secara bahasa israf berasal dari kata sarafa, yasrafi, israfa yang artinya memboroskan, membuang- buang, melampaui batas atau berlebih- lebihan. Dan secara Istilah adalah melakukan suatu perbuatan yang melampaui batas atau ukuran yang sebenarnya. Sikap ini biasanya terjadi pada orang-orang yang rakus dan tidak puas atas nikmat yang telah diberi oleh Allah SWT. Israf adalah perbuatan yang tidak disenangi oleh Allah karena perbuatan ini merupakan bagian dari bentuk tidak mensyukuri nikmat yang telah diberikan oleh Allah SWT. Ayat yang berkenaan dengan larangan berbuat israf Artinya Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di Setiap memasuki mesjid, Makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. Al- A’raf;31. 2. Contoh dan bentuk Israf a. Israf dalam makan dan minum Allah SWT. Telah menyuruh manusia untuk makan dan minum, tetapi Allah melarang kita untuk makan dan minum dengan melampaui batas. Hal tersebut diperintahkan agar kita dapat hidup dengan tertib dan teratur serta bermanfaat bagi diri kita sendiri. Bayangkanlah apabila manusia tidak memiliki ukuran dalam hal- hal tersebut. Pasti mereka akan menghancurkan diri mereka sendiri karena melampaui batas sehingga berakibat kerusakan dalam hidup maupun dari segi kesehatan. Dari segi kesehatan, apabila perut kekenyangan atau terlalu banyak makan berdampak negatif tidak sehat, seperti sulit berpikir, mudah mengantuk sehingga terlalu banyak tidur, cenderung malas dan akhirnya menghilangkan produktivitas. b. Israf dalam berpakaian atau berhias Dalam berpakaian atau berhias, Islam tidak mengajarkan agar kita berpakaian compang- camping atau keadaan yang tidak pantas untuk dilihat. Akan tetapi, Islam menganjurkan agar kita mengenakan pakaian yang baik dan bersih. Dalam berhias, Islam juga menganjurkan agar kita berhias diri sehingga pantas, simpatik, dan menarik serta indah dipandang sejauh dalam batas kewajaran dan tidak menyalaahi hukum agama. B. TABZIR 1. Pengertian Tabzir dan dalil yang menyertainya Berlebihan atau boros adalah menghamburkan harta dalam hal yang tidak diperintahkan Allah dan tidak punya manfaat bagi orang lain, bahkan terkadang merusak. Adapun mubazir adalah orang yang melakukan perbuatan boros tersebut. Hal ini hukumnya berdasarkan firman Allah SWT. Artinya dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan hartamu secara boros . Al- Isra26. Pemborosan cenderung cepat menjadi miskin atau fakir. Oleh karena itu, seorang muslim yang baik tidak bersikap boros dan tidak pula kikir dalam membelanjakan hartanya. 2. Akibat dari perbuatan Tabzir a. Mendapat murka Allah swt. b. Mendapat siksa yang teramat pedih oleh Allah swt. c. Mendapat kesengsaraan dunia dan akhirat. d. Mendapat cacian dari orang lain. 3. Kiat menjauhi perilaku berlebihan a. Hemat dan tepat dalam mengguanakan harta efektif dan efisien b. Menabung untuk masa depan. c. Bersedekah atau menunaikan zakat apabila sampai nisabnya. d. Memberikan bantuan kepada musafir orang yang dalam perjalanan untuk tujuan yang diridhai Allah, yaitu berupa bantuan dan pertolongan agar tujuannya tercapai. e. Mempererat tali persaudaraan dan hubungan kasih sayang, bersikap sopan, dan membantu meringankan kaum duafa. f. Mengadakan kegiatan amal saleh seperti membiayai anak asuh, lanjut usia, dan prasejahtera. C. GIBAH Perbuatan menggunjing dalam bahasa Arab disebut gibah, yaitu membicraakan aib atau cela keburukan seseorang atau satu phak kepada orang lain. Hukum perbuatan ini adalah dosa. Firman Allah swt. Al-Hujurat 12. Kecurigaan yang berlebihan pada orang lain akan menimbulkan penyakit hati, seperti tajasus, yaitu memojokkan orang lain agar kehormatannya tercemar. Allah mengumpamakan orang yang bergunjing itu sebagai seorang kanibal yang memakan daging saudaranya yang telah mati. Kiat untuk menjauhi sifat gibah di antaranya sebagai berikut 1. Menyelenggarakan kegiatan sosial agar terhindar dari permusuhan 2. Memupuk kerja sama atas dasar kebajikan dan takwa sehingga dapat tercipta ketahanan sosial. 3. Memelihara hubungan persaudaraan, persatuan, dan kesatuan sesama umat dan bangsa. 4. Persoalan yang timbul dipecahkan dengan cara musyawarah 5. Memberikan maaf atas kesalahan orang lain tanpa harus menunggu lebih dulu dan mampu menahan amarah sebagai latihan untuk meningkatkan kualitas ketakwaan. D. FITNAH Fitnah adalah mengada- adakan dan menyebarkan berita- berita bohong yang sengaja disampaikan oleh orang- orang tertentu, karena adanya suatu sebab supaya orang yang dikehendaki memperoleh celaka hancur nama baiknya di masyarakat. Orang yang berbuat fitnah atau tukang fitnah adalah orang- orang yang sering menambah- nambahi berita dan suka memutarbalikan kenyataan. Agama Islam melarang keras terhadap perbuatan fitnah, yang berarti secara tidak langsung menuduh seseorang berbuat tidak sewajarnya. Dakwaanya itu dituturkan ke mana- mana, padahal dirinya sendiri tidak mengetahui secara pasti, perbuatan demikian haram hukumnya. Allah dalam Surah Al- Baqarah ayat 191. artinya dan fitnah itu lebih besar bahayanya dari pembunuhan. Fitnah dapat terjadi karena hal- hal berikut 1. Penyakit hati seperti syirik, angkuh, dengki, dan kikir 2. Ucapan yang salah atau menyimpang dari yang sebenarnya. 3. Kebodohan, sebagaiaman hadis nabi Muhammad saw. Artinya “Bahwa fitnah itu juga dapat timbul karena kebodohan merajalela, ilmu telah tercabut, dan banyak kekacauan serta pembunuhan”. Bukhari dan muslim. Mengadu domba adalah menyebarluaskan sesuatu yang tidak disukai pihak lain atau menyampaikan berita- berita buruk kepada orang lain sehingga timbul kebencian dan dendam sehingga hubungan antar teman menjadi retak atau putus akibat berita atau cerita yang belum tentu kebenarannya. Oleh karena itu, untuk mencegah terjadinya penyebaran fitnah atau menangkal fitnah, setiap manusi terutama muslim hendaknya melakukan hal- hal sebagai berikut 1. Gemar mengadakan aksi sosial beramal saleh secara terus- menerus,dan lain- lain. 2. Memupuk silaturahmi atau membina persaudaraan. 3. Jangan kikir, artinya harus memiliki hati pemurah dengan merealisasikannya dengan memberi sedekah kepada fakir miskin, yatim piatu. 4. Ikut aktif melaksanakan amar makruf nahi munkar.
Pengertian Israf, Contoh dan Bentuk Israf, Penyebab dan Cara Menghindari Israf / Berlebih-lebihan Beda Israf dan Tabdzir - Perbedaan Antara Isrof dan Tabdzir • BangkitMedia Pengertian dan Contoh Isrof, Tabzir, Ghibah Serta Fitnah - Bacaan Madani Bacaan Islami dan Bacaan Masyarakat Madani Sikap Tercela Perilaku Israf dan Tabzir Pengertian Israf Lengkap Dengan Arinya, Hukum, Contoh, Makna Digadoin Pengertian Ishraf Lengkap dengan Dalil / Firman Allah dan Contoh Perilaku Pengertian Israf, Bahaya Perilaku Israf, Contoh Perilaku Israf dan Cara Menghindari Perilaku Israf - Bacaan Madani Bacaan Islami dan Bacaan Masyarakat Madani Pengertian Tabzir Dan Contohnya, Pengertian, Makna, Sikap Pengertian dan Contoh Tabzir / Boros Cara Menghindari Perilaku Tabzir Boros MENGHINDARI AHLAK TERCELA - PDF Free Download MeiGiaNa bLog Perilaku Tercela Israf – Pengertian, Contoh, dan Cara Menghindarinya MENGHINDARI PERILAKU TERCELA ISYROF, TABZIR, GHIBAH, & FITNAH - ppt download √ Contoh Sifat Israf dan Tabzir Beserta Cara Menghindarinya Pengertian Tabzir Dan Contohnya, Pengertian, Makna, Sikap Pengertian Israf , Dampak Buruk dan Cara Menghindarinya Perilaku untuk Menghindari Serakah, Tamak, Bakhil, Israf dan Tabzir - Bacaan Madani Bacaan Islami dan Bacaan Masyarakat Madani Larangan Israf di Tengah-tengah Pandemi Pengertian Israf, Contoh dan Bentuk Israf, Penyebab dan Cara Menghindari Israf / Berlebih-lebihan PERILAKU TERCELA Islam melarang berlebih-lebihan dalam berpakaian karena termasuk perbuatan - Bab 10-perilaku-tercela Digadoin Pengertian Ishraf Lengkap dengan Dalil / Firman Allah dan Contoh Perilaku Jelasankan megapa kita harus menghindari prilaku israf,tabzir,ghibah,dan fitnah - Israf, tabzir, gibah dan fitnah MENGHINDARI AHLAK TERCELA - PDF Free Download Pengertian Tabzir Pemborosan Lengkap Pengertian Tabdzir, Bahaya Perilaku Tabdzir, dan Cara Menghindari Perilaku Tabdzir Pemborosan - Bacaan Madani Bacaan Islami dan Bacaan Masyarakat Madani Menhindari perilaku tercela - ppt download Larangan Israf dan Tabdzir dalam Memanfaatkan Harta Pengertian Israf Lengkap Dengan Arinya, Hukum, Contoh, Makna Isyraf dan Tabzir – Liputan Islam Komunitas WAN Wujud Aksi Nyata cara menghindari perilaku tercela Israaf dan tabdzir – dellatasyah Israf, tabzir, gibah dan fitnah Menhindari perilaku tercela - ppt download Makalah Tabdzir PDF Israf dan Tabdzir Jalan Kehidupan Perilaku Tercela by danny cordero AKIDAH K13 KLS XI 2 KD4 Makna Israf Dan Tabzir Mubazir Tabzir Pengertian, Dasar Larangan, Contoh dan Bahaya - Contoh Soal Latihan dan Jawaban Akidah Akhlak Materi Ishraf, Tabzir dan Bakhil Kelas XI MA - Bacaan Madani Bacaan Islami dan Bacaan Masyarakat Madani Beda Israf dan Tabdzir Israf Dan Tabzir PDF Mengenal Sifat Boros Israf dan Tabdzir, serta Perbedaanya dalam Islam - DOC makalah tabdzir sayed chairudin - Pengertian Israf, Tabzir dan Fitnah Menurut Islam - Abu Syuja محمد زكي مبارك on Twitter “Contoh tabdzir, membeli narkoba Contoh israf, menganggarkan biaya untuk sesuatu secara berlebihan, akibatnya anggaran untuk hal yg lbh penting tak mencukupi.… Israf Pengertian, Dasar Larangan, Contoh, Dampak ruanghalal Instagram post carousel 79 [Pengetahuan Ekonomi Islam] Tabdzir Pengertian Tabzir adalah mengeluarkan menginfakkan harta untuk hal maksiat bukan pada jalan yang benar. Hukum “Berikanlah kerabat dekat, orang miskin dan ibnu sabil Israf MENGHINDARI AKHLAK TERCELA Israf, Tabzir, dan Bakhil ~ Akidah Akhlak Kelas XI / 2 ~ Kurikulum 2013 - YouTube janganisraf Instagram posts - Pengertian Tabzir Dan Contohnya, Pengertian, Makna, Sikap ISRAF DAN TABDZIR DOC Agama XII. delvinia arieela - MENGHINDARI AHLAK TERCELA - PDF Free Download Bab 10-perilaku-tercela - [PPT Powerpoint] PPT - PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PowerPoint Presentation, free download - ID6308823 Tugas Akhlak Tercela Israf, Tabdzir Dan Bakhil PDF AKIDAH AKHLAK - IX MIPA - BAB 8 MENGHINDARI AKHLAK TERCELA Quiz - Quizizz Cara Menghindari Perilaku Tercela Akhlak Tercela Israf dan Tabdzir, Ghibah, Fitnah [Lengkap] AKIDAH K13 KLS XI 2 KD4 Mengenal Tabdzir Mubadzir dan Taqtir Kikir, Perilaku yang Diharamkan Cara Menghindari Perilaku Tercela Muslimah Cinta Islam Lampung - SuratPembaca Muslimah Cinta Islam Lampung — ISRAF DAN TABDZIR Oleh Ustadzah Ade Kumalasari — Israf dan tabdzir adalah dua kata yang sama-sama mempunyai makna bahasa Uus M. Husaini Tabdzir Al-Kararis الكراريس ISRÂF DAN TABŻĬR إسراف وتبذير Apa yang Dimaksud Sifat Tabzir? Ini Pengertian, Contoh dan Cara Menghindarinya PPT - BAB X PERILAKU TERCELA PowerPoint Presentation, free download - ID3259882 ISYRAF, TABZIR, GHIBAH DAN FITNAH MEMBANGUN KHAZANAH ILMU DAN PENDIDIKAN Ibnutugas pwerpoin aqidah Akhlak Tercela Israf dan Tabdzir, Ghibah, Fitnah [Lengkap] MENGHINDARI AHLAK TERCELA - PDF Free Download MENGHINDARI AKHLAK TERCELA Israf, Tabzir, dan Bakhil ~ Akidah Akhlak Kelas XI / 2 ~ Kurikulum 2013 - YouTube Inilah Mubadzir, Inilah Israf! – Buku Kode Etik Pengusaha Muslim Shopee Indonesia Apakah itu israf atau tabdzir ?? Kemukakan sebuah contoh! - Mengenal Tabdzir Mubadzir dan Taqtir Kikir, Perilaku yang Diharamkan AQIDAH AKHLAK KLS 2\RPP KD 4 GENAP Israf, Tabzir, Bakhil Religious Studies Quiz - Quizizz Antara Israf dan Mubazir - Bab 10-perilaku-tercela Larangan Israf dan Tabdzir dalam Memanfaatkan Harta Tabzir PDF AKIDAH K13 KLS XI 2 KD4 Cara Menghindari Perilaku Tercela Menghindari Perilaku Tercela - ppt download MENGHINDARI AKHLAK TERCELA Blognya saichu PPT - PENDIDIKAN AGAMA ISLAM PowerPoint Presentation, free download - ID6308823 AKHLAK TERCELA ISRAF, TABZIR, DAN BAKHIL . MENGHINDARI AKHLAK TERCELA Israf, Tabzir, dan Bakhil ~ Akidah Akhlak Kelas XI / 2 ~ Kurikulum 2013 - YouTube Bab 8 Menghindari Akhlak Tercela KISI-KISI SOAL UJIAN SEKOLAH BERSTANDAR nbsp; peserta didik dapat menentukan contoh hasil pengembangan Iptek seperti yang terkandung dalam QS. Yūnus … Mendeskripsikan substansi Buku Kode Etik Pengusaha Muslim Menjadi Pengusaha Ideal Menurut Standar Syariat Lazada Indonesia Tabdzir dan Isrof, Sikap Tercela yang Harus Dijauhi Muslimah PENDIDIKAN AGAMA ISLAM - ppt download
ii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR ................................................................................... i DAFTAR ISI .................................................................................................. ii BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang ......................................................................................... 1 Rumusan Masalah .................................................................................... 1 Rumusan Masalah .................................................................................... 1 BAB II PEMBAHASAN Pengertian isyrof ...................................................................................... 3 Pengertian tabzir ...................................................................................... 5 Pengertian ghibah ..................................................................................... 6 Pengertian fitnah ..................................................................................... 10 BAB III PENUTUP KESIMPULAN ............................................................................................... 12 DAFTAR PUSTAKA 1 BAB I PENDAHULUAN Latar Belakang Pokok dari ajaran tentang akhlaq yang baik adalah berperilaku yang sesuai dengan perilaku Nabi Muhammad yang terpuji, bahkan Allah memuji kemuliaan ahlaq Nabi Muhammad. Akhlaq merupakan suatu sistem nilai yang dikembangkan berdasarkan kebaikan, dengan demikian akhlaq berusaha mencegah keburukan yang bisa mengakibatkan mala petaka dan bencana bagi seluruh umat manusia. Berikut ini akan dibahas menganai beberapa akhlaq yang tercela, yakni 1. Israf yakni berlebih-lebihan 2. Tabzir, yakni boros 3. Ghibah, yakni bergunjing 4. Fitnah, yakni menuduh orang lain berbuat keburukan untuk menjantuhkan kehormatannya. Israf adalah berlebih-lebihan. Contoh Israf yang tampak nyata dalam kehidupan sehari-hari adalah budaya konsumerisme atau pemakaian barang-barang hasil industri yang melanda masyarakat Indonesia dewasa ini. Orang membeli suatu barang hanya untuk bergaya, bermegah-megah dan untuk dipamerkan kepada orang lain. Pada hal harta benda yang dibelanjakan seperti itu tidak akan membawa berkah bahkan akan mendatangkan bahaya dan malapetaka. Rumusan Masalah 1. Apa yang dimaksud Israf? 2. Apa yang dimaksud Tabzir? 3. Apa yang dimaksud Ghibah? 4. Apa yang dimaksud Fitnah? Tujuan Makalah 1. Untuk mengetahui yang dimaksud Israf? 2. Untuk mengetahui yang dimaksud Tabzir? 2 3. Untuk mengetahui yang dimaksud Ghibah? 4. Untuk mengetahui yang dimaksud Fitnah?
ISYROF, TABZIR, GHIBAH, dan FITNAH Standar Kompetensi 5. Menghindari perilaku tercela Kompetensi Dasar Menjelaskan pengertian isyrof, tabzir, ghibah, dan fitnah Menjelaskan contoh perilaku isyrof, tabzir, ghibah, dan fitnah Menghindari perilaku isyraf, tabzir, ghibah, dan fitnah dalam kehidupan sehari-hari 1 ISYROF 1. Pengertian isyrof Isyrof artinya melakukan sesuatu berlebih-lebihan atau melampaui batas, seperti makan, minum, berpakaian, berbelanja, dan lain sebagainya. 2. Perintah menghindari isyrof Dalam ajaran agama Islam sangat banyak perintah untuk menghindari isyrof, antara lain adalah a. Al Quran surah Al A‟raf [7] ayat 31 Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap memasuki mesjid makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. b. Hadis riwayat At Tarmidzi Tidak ada yang lebih jahat dari pada orang yang memadati perutnya. Cukuplah seseorang dengan beberapa suap makan untuk menguatkan badannya. Jika perlu ia makan, hendaklah perutnya diisi sepertiga makan, sepertiga minum, dan sepertiga lagi untuk bernafas. c. Hadis riwayat Abu Dawud dan Ibnu Majah Dari Abu Nu‟amah, bahwasanya „Abdullah bin Mughaffal mendengar anaknya berdo‟a, “Ya Allah, aku meminta kepada-Mu istana putih di sebelah kanan Surga, bilamana aku memasukinya.” Maka ia pun berkata, “Hai anakku, mintalah Surga kepada Allah dan berlindunglah kepada-Nya dari api Neraka. Karena aku mendengar Rasulullah saw. bersabda; Sesungguhnya, akan ada nanti di tengah ummat ini orang-orang yang melampaui batas dalam bersuci dan berdoa”. d. Hadis riwayat Ibnu Majah Suatu hari Rasulullah melewati Sa‟ad yang sedang berwudhu, beliau menegur karena Sa‟ad sangat banyak menggunakan air. Kemudian Sa‟ad bertanya “apakah ada keborosan dalam berwudhu ya Rasulullah?” beliaupun menjawab ”ya sekalipun engkau berada di tepi sungai” 2 3. Pentingnya menghindari isyrof Dalam ajaran Islam menghidari perbuatan isyrof adalah penting, karena a. Akan mendapat keridhoan Allah, hal ini dijelaskan Allah dalam Al Quran surah Al A‟raf [7] ayat 31 lihat di atas b. Akan dapat menghidarkan diri dari kesombongan, hal ini dijelaskan Allah dalam Al Quran surah Ad-Dukhan [44] ayat 31 Dari azab Fir'aun. Sesungguhnya dia adalah orang yang sombong, salah seorang dari orang-orang yang melampaui batas. c. Menghidarkan kemudharatan, sebagaimana Al Quran surah Ar Ruum [30] ayat 41 Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia supaya Allah merasakan kepada mereka sebahagian dari akibat perbuatan mereka, agar mereka kembali ke jalan yang benar. TABZIR 1. Pengertian tabzir Tabzir adalah sikap boros, yaitu sikap melakukan sesuatu tidak bermanfaat atau menjadikan barang tidak bermanfaat. 2. Perintah menghidari perbuatan tabzir Agama Islam melarang umatnya bersikap tabzir dan memerintahkan kepada umatnya untuk menghindari perbuatan tabzir, diantaranya adalah a. Al Quran surah Al Isra [17] ayat 26-27 3 26 Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghamburhamburkan hartamu secara boros. 27 Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah Saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya. Al Quran surah Al An‟am [6] ayat 141 b. Dan dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa bentuk dan warnanya dan tidak sama rasanya. makanlah dari buahnya yang bermacam-macam itu bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya dengan disedekahkan kepada fakir miskin; dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang yang berlebih-lebihan. 3. Pentingnya menghindari tabzir Dalam ajaran Islam menghidari perbuatan tabzir adalah penting, diantaranya adalah karena a. Akan menjadikan seseorang berhemat untuk digunakan untuk hal yang lebih bermanfaat pada waktu yang tepat dan menghindarkan diri dari sombong. Hadis diriwayatkan oleh Abdurrahman bin Ja‟far menegaskan hal ini b. sejelek-jeleknya umatku adalah orang yang dilahirkan dalam kenikmatan dan bermewah-mewahan, mempunyai makanan yang bermacam-macam, pakaian yang berbeda corak dan warna, kendaraan yang banyak, serta sombong dalam pembicaraan dan perkataan Akan memperbanyak kesempatan untuk bersedekah dan menghindarkan dari berhutang c. Akan menghindarkan diri dari azab Allah Hingga apabila kami timpakan azab, kepada orang-orang yang hidup mewah di antara mereka, dengan serta merta mereka memekik minta tolong. Janganlah 4 kamu memekik minta tolong pada hari ini. Sesungguhnya kamu tiada akan mendapat pertolongan dari kami. Al Mukminuun 64-65. GHIBAH 1. Pengertian ghibah Ghibah atau menggunjing adalah perbuatan membicarakan hal atau keadaan atau aib orang lain yang orang tersebut tidak suka apabila dibicarakan, dengan cara membeberkan aib, menirukan tingkah laku atau gerak tertentu dari orang yang dipergunjingkan dengan maksud mengolok-ngolok. Satu riwayat dari Abu Hurairah, sahabat bertanya kepada Rasululloh. “Apakah ghibah itu?” Tanya seorang sahabat pada Rasululloh saw. “ghibah adalah memberitahu kejelekan orang lain!” jawab Rasul. “Kalau keadaaannya memang benar?” Tanya sahabat lagi. ” Jika benar itulah ghibah, jika tidak benar itulah dusta!” tegas Rasululloh. Menurut Imam al-Ghazali, ghibah adalah menyebut orang lain dengan sesuatu yang tidak disukainya, baik sebutan itu tentang kekurangannya pada badan, nasab, akhlak, perbuatan, perkataan, agama, keduniaan, sampai kepada sebutan tentang pakaian, rumah, dan hewan miliknya. 2. Perintah menghidari perbuatan ghibah Menurut para ulama ghibah termasuk dosa besar. Beberapa ayat Al Quran dan hadis melarang dengan keras perbuatan ini, diantaranya adalah a. Al Quran surah Al Hujurat [49]12 menjelaskan Hai orang-orang yang beriman, jauhilah kebanyakan purba-sangka kecurigaan, Karena sebagian dari purba-sangka itu dosa. dan janganlah mencari-cari keburukan orang dan janganlah menggunjingkan satu sama lain. Adakah seorang diantara kamu yang suka memakan daging saudaranya yang 5 sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. dan bertakwalah kepada Allah. Sesungguhnya Allah Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang. b. Hadis riwayat Bukhari Muslim Hindari prasangka karena prasangka itu berita yang paling dusta dan bohong 3. Pentingnya menghindari ghibah Pentingnya menghidari perbuatan ghibah karena merupakan perbuatan tercela yang akan menimbulkan dampak yang berat, antara lain seperti tersebut dalam hadis berikut a. Menghindarkan diri dari menganiaya orang lain, sebagaimana hadis riwayat Abu Daud Pada malam Isra’ mi’raj, aku melewati suatu kaum yang berkuku tajam yang terbuat dari tembaga. Mereka mencabik-cabik wajah dan dada mereka sendiri. Lalu aku bertanya pada Jibril, `Siapa mereka?’ Jibril menjawab, `Mereka itu suka memakan daging manusia, suka membicarakan dan menjelekkan orang lain, mereka inilah orang-orang yang gemar akan ghibah! b. Melepaskan diri dari azab Allah, sebagaimana hadis riwayat Ahmad Barangsiapa menolak ghibah atas kehormatan saudaranya, niscaya pada hari kiamat Allah akan menolak menghindarkan api Neraka dari wajahnya Dalam Hadis yang lain riwayat Turmudzi disebutkan siapa yang mencemarkan kehormatan saudaranya maka Allah akan mencampakkan kehormatan dirinya, maka Allah akam mencampakkan api neraka melalui mukanya nanti pada hari kiamat. 3. Ghibah yang dibolehkan Imam Nawawi dalam kitab Syarah Shahih Muslim dan Riyadhu As-Shalihin, menyatakan bahwa ghibah hanya diperbolehkan untuk tujuan syara' yaitu yang disebabkan oleh enam hal, yaitu 1. Orang yang mazhlum teraniaya boleh menceritakan dan mengadukan kezaliman orang yang menzhaliminya kepada seorang penguasa atau hakim atau kepada orang yang berwenang memutuskan suatu perkara dalam rangka menuntut haknya. Hal ini dijelaskan dalam Al-Qur'an surat An-Nisa [4] ayat 148 6 Allah tidak menyukai Ucapan buruk, yang diucapkan dengan terus terang kecuali oleh orang yang dianiaya. Allah adalah Maha mendengar lagi Maha Mengetahui. 2. Meminta bantuan untuk menyingkirkan kemungkaran dan agar orang yang berbuat maksiat kembali ke jalan yang benar. Pembolehan ini dalam rangka isti'anah minta tolong untuk mencegah kemungkaran dan mengembalikan orang yang bermaksiat ke jalan yang hak. Selain itu ini juga merupakan kewajiban manusia untuk ber-amar ma'ruf nahi munkar. Setiap muslim harus saling bahu membahu menegakkan kebenaran dan meluruskan jalan orang-orang yang menyimpang dari hukum-hukum Allah, hingga nyata garis perbedaan antara yang haq dan yang bathil 3. Istifta' meminta fatwa akan sesuatu hal. Walaupun kita diperbolehkan menceritakan keburukan seseorang untuk meminta fatwa, untuk lebih berhati-hati, ada baiknya kita hanya menyebutkan keburukan orang lain sesuai yang ingin kita adukan, tidak lebih 4. Memperingatkan kaum muslimin dari beberapa kejahatan seperti a. Apabila ada perawi, saksi, atau pengarang yang cacat sifat atau kelakuannya, menurut ijma' ulama kita boleh bahkan wajib memberitahukannya kepada kaum muslimin. Hal ini dilakukan untuk memelihara kebersihan syariat. ghibah dengan tujuan seperti ini jelas diperbolehkan, bahkan diwajibkan untuk menjaga kesucian hadits. Apalagi hadits merupakan sumber hukum kedua bagi kaum muslimin setelah Al-Qur'an. b. Apabila kita melihat seseorang membeli barang yang cacat atau membeli budak untuk masa sekarang bisa dianalogikan dengan mencari seorang pembantu rumah tangga yang pencuri, peminum, dan sejenisnya, sedangkan si pembelinya tidak mengetahui. Ini dilakukan untuk memberi nasihat atau mencegah kejahatan terhadap saudara kita, bukan untuk menyakiti salah satu pihak. c. Apabila kita melihat seorang penuntut ilmu agama belajar kepada seseorang yang fasik atau ahli bid'ah dan kita khawatir terhadap bahaya yang akan menimpanya. Maka kita wajib menasehati dengan cara menjelaskan sifat dan keadaan guru tersebut dengan tujuan untuk kebaikan semata. 7 5. Menceritakan kepada khalayak tentang seseorang yang berbuat fasik atau bid'ah seperti, minum-minuman keras, menyita harta orang secara paksa, memungut pajak liar atau perkara-perkara bathil lainnya. Ketika menceritakan keburukan itu kita tidak boleh menambah-nambahinya dan sepanjang niat kita dalam melakukan hal itu hanya untuk kebaikan 6. Bila seseorang telah dikenal dengan julukan si pincang, si pendek, si bisu, si buta, atau sebagainya, maka kita boleh memanggilnya dengan julukan di atas agar orang lain langsung mengerti FITNAH 1. Pengertian fitnah Kata fitnah berasal dari bahasa Arab yang berarti kekacauan, bencana, syirik, cobaan, ujian dan siksaan. Fitnah dalam bahasa Indonesia diartikan sebagai berita bohong atau desas-desus tentang seseorang, karena ada maksud-maksud yang tidak baik dari pembuat fitnah terhadap sasaran fitnah. Dalam Ensiklopedia Al-Quran buku satu karangan H Fachrudin HS, disebutkan pengertian fitnah menurut bahasa adalah ujian, lebih luas artinya adalah 1. Suatu tekanan dan penindasan, dinamakan fitnah karena menjadi ujian bagi keteguhan atas tekanan dan penindasan itu. 2. Suatu hukuman yg ditimpakan oleh Allah SWT karena melakukan kesalahan dan pelanggaran dinamakan fitnah karena hukuman itu merupakan ujian apakah itu membuat jera atau tidak. [Al Anfal8 25] 3. Suatu pemberian Allah SWT yg berupa keburukan, kebaikan, senang, susah, untung, rugi, kalah dan menang dst. itu juga dinamakan fitnah karena menjadi ujian apakah nikmat yg diberikan Allah SWT membuat kita bersyukur atau kesusahan yg ada pada kita membuat kita bersabar. [Al Anfal8 28] [Al Anbiya21 35] 4. Kekacauan, perselisihan, pertentangan dan peperangan yg terjadi dalam masyarakat dunia disebut juga sebagai fitnah karena menjadi ujian sanggupkah 8 masyarakat ini menghindarkan diri dari sebab-sebab yg menimbulkan fitnah. [Al Baraah9 48] 2. Perintah menghidari perbuatan fitnah Agama Islam memerintahkan kepada umatnya menjauhkan diri dari perbiatan fitnah karena perbuatan fitah amat dicela sebagaimana firman Allah dalam Al Quran “dan fitnah itu lebih besar surah Al-Baqarah [2] ayat 191 bahayanya dari pembunuhan”. Demikian pula sabda Rasulullah tidak akan masuk surga orang yang suka menyebar fitnah. Hr. Bukhari Muslim. Ada beberapa hal yang menyebabkan fitnah itu terjadi, hal ini dijelaskan Rasulullah “fitnah itu dapat timbul karena kebodohan yang merajalela, ilmu yang tercabut, dan banyak kekacauan serta pembunuhan.” Hr. Bukhari Muslim. 9
Boros adalah menyia-nyiakan sesuatu tanpa manfaat melebihi batas disetiap perbuatan, misalnya menyia-nyiakan harta. Hal ini dilarang dalam islam, karena merupakan salah satu penyakit hati. Boros juga didapat dalam bentuk makan dan minum yang berlebihan makan sebelum lapar dan minum sebelum haus, berpakaian menyolok dan menghamburkan uang untuk sesuatu yang tidak berguna. Hal ini biasanya dilakukan hanya untuk memenuhi nafsu syahwat dunia atau sekedar ingin mendapat pujian. Dalam islam, kita sebagai muslim dianjurkan untuk bergaya hidup sederhana dan tidak terlalu berlebihan dalam pencapaian kesenangan didunia. Bahkan agama islam menganjurkan kita meninggalkan kemewahan dunia Zuhud. Dalam hal ini dimaksudkan manusia tidak hanya memikirkan dunia, tetapi juga memikirkan akhirat. Dalil Tentang Isrof يَابَنِي ءَادَمَ خُذُوا زِينَتَكُمْ عِنْدَ كُلِّ مَسْجِدٍ وَكُلُوا وَاشْرَبُوا وَلَا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ. الاعـراف 31 Artinya Hai anak Adam, pakailah pakaianmu yang indah di setiap memasuki mesjid, makan dan minumlah, dan janganlah berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. Al A’rof 31 وَهُوَ الَّذِي أَنْشَأَ جَنَّاتٍ مَعْرُوشَاتٍ وَغَيْرَ مَعْرُوشَاتٍ وَالنَّخْلَ وَالزَّرْعَ مُخْتَلِفًا أُكُلُهُ وَالزَّيْتُونَ وَالرُّمَّانَ مُتَشَابِهًا وَغَيْرَ مُتَشَابِهٍ كُلُوا مِنْ ثَمَرِهِ إِذَا أَثْمَرَ وَءَاتُوا حَقَّهُ يَوْمَ حَصَادِهِ وَلَا تُسْرِفُوا إِنَّهُ لَا يُحِبُّ الْمُسْرِفِينَ. الانـعام 141 Artinya Dan Dialah yang menjadikan kebun-kebun yang berjunjung dan yang tidak berjunjung, pohon korma, tanam-tanaman yang bermacam-macam buahnya, zaitun dan delima yang serupa bentuk dan warnanya, dan tidak sama rasanya. Makanlah dari buahnya yang bermacam-macam itu bila dia berbuah, dan tunaikanlah haknya di hari memetik hasilnya dengan dikeluarkan zakatnya; dan janganlah kamu berlebih-lebihan. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebih-lebihan. Al An’am 141 Firman Allah SWT مَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الاخرة نَزِدْ لَهُ فِي حَرْثِهِ وَمَنْ كَانَ يُرِيدُ حَرْثَ الدُّنْيَا نُؤْتِهِ مِنْهَا وَمَا لَهُ فِي الاخِرَةِ مِنْ 20 Artinya Barangsiapa yang menghendaki keuntungan di akhirat akan Kami tambah keuntungan itu baginya dan barangsiapa yang menghendaki keuntungan di dunia Kami berikan kepadanya sebagian dari keuntungan dunia dan tidak ada baginya suatu bahagianpun di akhirat. . Asy-Syura 20 Dari hadis dan firman Allah kita dapat mengetahui bahwa Allah menyukai orang-orang yang sederhana dalam penghidupan dan tidak boros. Karunia yang Allah berikan sebaiknya digunakan untuk membantu sesama manusia dan untuk kepentingan akhirat. Allah tidak melarang kita untuk mencari dunia, untuk berkecukupan hidup dan itu juga merupakan kewajiban, akan tetapi tetap harus diimbangi dengan mencari akhirat. Firman Allah SWT زُيِّنَ لِلنَّاسِ حُبُّ الشَّهَوَاتِ مِنَ النِّسَاءِ وَالْبَنِينَ وَالْقَنَاطِيرِ الْمُقَنْطَرَةِ مِنَ الذَّهَبِ وَالْفِضَّةِ وَالْخَيْلِ الْمُسَوَّمَةِ وَالْأَنْعَامِ وَالْحَرْثِ ذَلِكَ مَتَاعُ الْحَيَاةِ الدُّنْيَا وَاللَّهُ عِنْدَهُ حُسْنُ الْمَآبِ. ال عمــران 14 Artinya Dijadikan indah pada pandangan manusia kecintaan kepada apa-apa yang diinginkan, yaitu wanita-wanita, anak-anak, harta yang banyak dari jenis emas, perak, kuda pilihan, binatang-binatang ternak dan sawah ladang. Itulah kesenangan hidup di dunia dan di sisi Allahlah tempat kembali yang baik surga. Ali Imron 14 1. Penyebab Israf Ada beberapa hal yang menyebabkan seseorang berperilaku Israf a. lingkungan keluarga. b. seseorang berperilaku Israf adalah bergaul/berkawan dengan orang-orang Israf. c. Israf bisa terjadi dikarenakan seseorang tidak menghiraukan akibat yang bakal terjadi. 2. Beberapa Hal yang Termasuk Perbuatan Berlebih-lebihan. Perlu dibedakan antara berlebihan dengan pemurah. Bahwa orang yg berlebihan adalah oarang yang memanfaatkan suatu perbuatan melebihi yang kita butuhkan atau menambah sesuatu yang tidak semestinya. Menurut syaekh Nashir As Sa'di ada 3 hal yg bisa dikatagorikan berlebihan, yaitu Menambah-nambah di atas kadar kemampuan, dan berlebihan dalam hal makan, karena makan yang terlalu kenyang dapat menimbulkan hal yang negatif pada struktur tubuk manusia. Bermewah-mewah dalam makan, minum dan lain-lain artinya dalam memakan atau meminum sesuatu tidak boleh memperturutkan hawa nafsu, sehingga semua yang di inginkan tersedia. Melanggar batasan-batasan yang telah di tentukan Allah Ta'ala. Menumpuk-numpuk harta atau sesuatu hal yang tidak telalu dibutuhkan oleh kita maupun oleh masyarakat. Melakukan segala sesuatu yang berlebiha, contohnya terlalu banyak tidur bisa menyebabkan berbagai penyekit terutama malas, dari penyakit malas inilah timbul berbagai dampak yang tidak baik seperti tidak mau bekerja, kalaupun bekerja hasilnya pun tidak akan optimal melakukan pekerjaanyang sia-sia, terkadang kita sebagai manusia suka denga hal-hal yang bersifat hura-hura memperturutkan hawa nafsunya, manusia dalam menghadapi hidup biasanya dihadapakan pada dua permasalahan yaitu antara keperluan dan kebutuhan dengan keinginan. Lawan dari israf adalah secukupnya atau sekedarnya, hidup sederhana bukan berarti kikir. Orang sederhana tidak indentik dengan ketidak mampuan. Kesederhanaan timbul karena pemahaman akan hakikat hidup didunia. Dalam pandangannya, dunia bukanlah tempat yang abadi, dunia hanya sebagai tempat untuk beramalsehingga ketika ia diberi karunia berupa harta benda maka ia akan pergunakan seperlunya sesuai dengan kebutuhannaya dan selanjutnya ia belanjakan dijalan Allah. 3. Akibat dari Perbuatan Israf Setelah kita mengetahui arti dari israf, dalil tentang larangan berbuat israf serta hal-hal yang diketegorikan perbuatan israf, maka itu perlu juga mengetahui manfaat dampak yang ditimbulakan akibat dari perbuatan israf, yaitu Dibenci oleh Allah Ta'ala Al- A’raf 31. Menjadi sahabat setan QS. Al Isra 17 27, Al Mujadilah 58 19 Tidak memiliki rasa kepedulian terhadap sesama manusia. Menjadi orang yang akan tercela dan menyesal Akan Allah binasakan Menjadi orang yang tersesat QS. 6 141, 731 Menghalalkan segala cara untuk dapat memenuhi kebutuhannya. 4. Menghindari sifat israf dalam kehidupan sehari-hari Cara menghindari sifat israf a. Memikirkan dan merenungkan akibat dan bahaya Israf. b. Mengenjdalikan nafsu, dan mengarahkan untuk memikul beban dan klesulitan seperti shalat malam, shadaqah, shaum sunat , dll. c. Senantiasa memperhatikan sunnah dan perjalanan hidup Rasulullah SAW d. Selalu memperhatikan kehidupan orang-orang salaf dari kalangan sahabat, mujahiddin dan ulama. e. Tidak menjalin persahabatan dengan orang-orang Israf. B. Tabzir Kata tabzir berasala dari kata bahasa arab yaitu bazara,yubaziru tabzir yang artinya pemborosan sihingga menjadi sia-sia, tidak berguna atau terbuang. Secara istilah tabzir adalah membelanjakan/mengeluarkan harta benda yang tidak ada manfaatnya dan bukan dijalan Allah. Sifat tabzir ini timbul karena adanya dorongan nafsu dari setan dan biasanya untuk hal-hal yang tidak disenagi oleh Allah serta ingin dipuji oleh orang lain Jika israf menekankan pada berlebih-lebihannya maka, tabzir menekankannya pada kesia-sian benda yang digunakan itu. Sikap tabzir dapat terjadi dalam berbagai hal, misalnya boros dalam menggunakan uang, boros dalam menggunakan harta, boros dalam menggunakan waktu dan lain sebagainya. Agama Islam melarang pada setiap umatnya untuk berlaku boros, karena hal tersebut dapat merugikan pada diri sendiri dan orang lain. 1. Hal-hal yang Termasuk Tabzir Selama manusia masih hidup berarti ia masih memerlukan makan, minum, berpakaian, dan kebutuhan lainnya yang harus dipenuhi agar tetap bisa bertahan hidup. Bagi sebagian orang, untuk memenuhi kebutuhannya ia harus bekerja keras dan itupun hanya cukup untuk memenuhi kebutuhan dasar, ada juga sebagian masyarakat yang tidak kebutuhan dasar saja yang terpenuhi tetapi kebutuhan sekunder atau bahkan kebutuhan mewah bisa terpenuhi. Bila manusia menuruti seluruh keinginannya pastilah ia akan menjadi orang yang selalu merasa kurang dan terjebak pada kesenangan sesaat. Beberapa tindakan yang tergolong sebagai perbuatan tabzir, yaitu Membantu orang lain dalam kemaksiatan. Contoh Memberi sumbangan kepada orang untuk meminum-minuman keras Mengkonsumsi makanan/minuman yg tidak ada manfaatnya dan justru membahayakan bagi jiwa dan raga. misal Rokok Orang yang bersodakoh tetapi tidak ikhlas Merayakan Hari Raya lebaran dengan berlebihan Merayakan pesta pernikahan dengan berlebihan tidak sesuai dengan syari'at 2. Akibat dari Perbuatan Tabzir Setiap aturan yang telah Allah buat untuk Hamba-Nya sudah pasti mengandung hikmah/manfaat bagi hamba-Nya, begitupun larangan terhadap perbuatan tabzir boros. Berikut beberapa akibat yang dapat ditimbulkan dari perbuatan tabzir, yaitu Mendapat murka Allah Mendapat siksa yang teramat pedih oleh Allah Mendapat kesengsaraan dunia dan akhirat Mendapat cacian dari orang lain 3. Menghindari sifat Tabzir dalam kehidupan sehari-hari Cara menghindari sifat tabzir a. Memiliki keinginan yang kuat untuk membina kepribadian istri dan anak-anaknya. b. Selalu memikirkan dan merenungkan realita kehidupan manusia pada umumnya dan kaum muslimin khususnya. c. Memikirkan dan merenungkan akibat dan bahaya tabzir. d. Tidak menjalin persahabatan dengan orang-orang tabzir e. Selalu ingat karakter jalan hidup yang penuh beban dan penderitaan. 4. Dalil tentang Larangan Tabzir Perilaku tabzir dilarang oleh Allah swt sebagaimana firman-Nya “Dan berikanlah kepada keluarga-keluarga yang dekat akan haknya, kepada orang miskin dan orang yang dalam perjalanan dan janganlah kamu menghambur-hamburkan hartamu secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan dan syaitan itu adalah sangat ingkar kepada Tuhannya.”QS. Al-Isra26-27 Berdasarkan ayat di atas, orang yang berlaku tabzir atau boros disamakan dengan saudara setan. Padahal setan adalah makhluk yang ingkar kepada Tuhannya. Selanjutnya tempat kembali orang yang ingkar adalah neraka yang penuh penderitaan dan kesengsaraan. Contoh perilaku tabzir adalah mengadakan pesta-pesta yang tidak perlu dan tidak dicontohkan dalam Islam Pesta-pesta semacam itu memakan banyak biaya. Banyak pula makanan dan minuman yang tersia-siakan. Jika dana itu diberikan kepada orang-orang yang membutuhkan, berapa banyak orang yang akan terbantu. Terlebih lagi perilaku semacam itu akan membawa seseorang pada kesombongan. Ia termotivasi untuk memamerkan kekayaan dan kemewahan yang dimilikinya. Perbuatan menggunjing dalam bahasa arab disebut ghibah yaitu membicarakan aib atau celakeburukanseseorang atau sesuatu pihak kepada orang lain .Menurut hadis yang diriwayatkan Muslim ,rasulullah bersabda Bergunjing ghibahadalah engkau menyebut saudaramu tentang apa –apa yang ia tak Al –ghazali dan lmam Nawawi,bahwa yang dimaksud oleeh hadist tersebut diatas,ialah meyebut kekurangan dan keburukan seseorang dalam hal agamanya,akhlaknya,istri dan anaknya ,suaminya ,hartanya ,keturunannya,pakaiannya ,gaya jalannya ,pembantu rumah tangganya ,baik menyebut dengan lisan maupun dengan isyaratkedipan mata ,tangan,dan sebagainya.ada beberapa cara mengumpata atau menggunjing antara lain 1. Bergunjing tentang bagian tubuh/badan misalnya dengan menyebut si pincang si tuli,si pendek,si hitam ,si kuning dan sebagainya. 2. Bergunjing tentang agamanya ,misalnya dengan mengatakan khianat , fasik,zalim,durhaka,tidakmembayar zakat dan sebagainya. 3. Bergunjing tentang perkara dunia ,misalnya menyebut biadab ,kurang ajar,banyak makan,nyinyir,dan sebagainya. 4. Bergunjing tentang keturunan ,misalnya bapak atau ibunya hitam,tukang judi,tukang rumput,tukang am[[ahdan sebagainya . 5. Bergunjing tentang sifat daan perangai misalnya sombong,keras hati ,tidak punya pendirian,tamak,dan sebagainya . 6. Bergunjing tentang pakaian ,misalnya tidak bersih ,kurang rapi/pantas ,dan sebagainya . Intinya adalah segala sesuatu yang apabila didengar oleh yang digunjingkan ia merasa tidak senang. Perbuatan menggunjing atau ghibah termasuk perbuatan dosa itu hindarilah perbuatan menggunjing pada semua di suatu tempat ada orang yang sedang menggunjing,maka kita harus berani mengatakan kepada mereka dengan cara yang bijaksan bahwa menggunjing adalah haram,rasulullah bersabda ,”Hindari prasangka karena prasangka adalah berita yang paling dusta dan bohong,”HR Bukhari Muslim. Kecurigaan yang berlebihan kepada orang lain akan menimbulkan penyakit hati,seperti tajassus yaitu memojokkan orang lain dengan cara mencari cacat aiborang lain agar kehormatannya tercemar. Allah mengumpamakan orang yang bergunjing itu sebagai orang yang kanibal ,memakan daging saudaranya yang telah mati. . Firman Allah SWT Artinya ”hai orang –orang yang beriman ,jauhilah kebanyakan dari prasangka .Sesungguhnya ebagian dari prasangka itu adalah dosa an janganlah kamu mencari kesalahan orang lain ,dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain .sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati?.Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya .Dan bertaqwalah kepada Allah .Sesunggunya Allah maha penerima taubat lagi maha penyayang .”QS Al Hujurat12 Artinya Kecelakaanlah bagi setiap penggunjing dan pencela QS Al-Humazah1 ArtinyaDan apabila mereka mendengar perkataan yang tidak bermanfaat mereka berpaling daripadanya dan mereka berkata “Bagi kami amal; -amal kami dan bagimu amal –amalmu,kesejahteraan atas dirimu,kami tidak ingin bergaul dengan orang yang jahil.QS Al Qasas55 Artinya Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan terhadapnya . Sesungguhnya pendengaran ,penglihatan ,hati ,dan semua itu akan diminta pertanggungjawabannya .QS Al Isra36 Artinya Dan apabila engkau melihat orang–orang memperolok ayat–ayat. Kami,menyingkirlah dari mereka ,sampai mereka pindah ke pembicaraan yang lain. Dan jika engkau terlupa karena buaian syetan, setelah engkau sadar maka janganlah engkau duduk juga bersama orang–orang yang zalim itu.QS Al An-am 68 Selain ayat-ayat diatas masih ada hadis-hadis yang melaknat perbuatan menggunjing antaranyaDari abu Hurairah saw bersabda ,”Apakah kamu tahu apa ghibah pengunjing itu?”.para sahabat menjawab.”allah dan rasulnya yang lebih mengetahui”Nabi saw bersabdda,’Ghibah adalah engkau menyebut saudaramu tentang apa yang mereka tidak menyukainya,”Rasulullah saw ditanya kembali “Bagaiamana jika yang kusebut itu benar adanya ?”rasulullah menjawab ,’Andaikata yang kau ucapkan benar ada padanya ,berarti kamu telah mempergunjingkannya .jika apa yang kamu ucapkan tidak ada padanya ,maka sesungguhnya kamu memfitnah. Muslim,Abu Dawud,turmudzi,dan Nasa’I Dari Anas bersabda Ketika aku ddimi’rajkan ,aku melewati suatu kaum yang kukunya dari tembaga,mencakari muka dan dada mereka .Seraya aku mereka ini ya jibril?.jibril menjawab,mereka ituadalah orang yang memakan ddaging manusiabergunjing dan menjatuhkan martabat mereka Jadi sudah jelas bahwa ghibah adalah perbuatan yang sangat tidak berguna merugikan, berdosa dan dibenci Allah, maka wajib bagi kita untuk menghindarinya. Beberapa kiat untuk menghindari diri kita dari perbuatan ghibah antara lain” 1. Menyelenggarakan kegiatan social agar terhindar dari permusuhan . 2. Memupuk kerjasama atas daar kebajikan dan taqwa sehingga tercipta ketahanan nasional . 3. Memelihara hubungan persaudaraan,persatuan,dan kesatuan sesama umat dan bangsa .seperti tang terdapat pada surat Al-Hujurat10 Artinya Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara maka damaikanlah antara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya mendapat rahmat . 4. Persoalan yang timbul hendaknya diselesaikan dengan musyawarah,seperti yang termuat dalam surat As syura13. ArtinyaDia telah mensyariatkan kamu tentang agama apa yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah kami wasiatkan kepada ibrahim ,Musa,Isa yaitu ”tegakkan agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya .Amat berat. 5. Memberikan maaf atas kesalahan orang lain tanpa menunggu lebih dulu ,dam mampu menahan amarah sebagai latihan untuk meningkatkan kualitas katakwaan seperti yang termaktub dalam surat Al imran 133-134 Artinya Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertaqwa133. Yaitu orang-orangyng menafkahkan hartanyabaik di waktu lapang maupun sempit,dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkankesalahan menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan 134 . Fitnah adalah mengada-adakan dan menyebarkan berita-berita bohong yang sengaja disampaikan oleh orang-orang tertentu, karena adanya suatu sebab supaya orang yang dikehendaki memperoleh celaka hancur nama baiknya di masyarakat. Orang yang berbuat fitnah atau tukang fitnah adalah orang-orang yang sering menambah-nambahi berita, dan suka memutar balikkan kenyataan. Fitnah merupakn sifat tercela yang harus dihindari, karena pelakunya semakin hari akan semakin dijauhi dan dikucilkan oleh masyarakat, karena menyebarkan berita bohong. Sedangkan pembicaraan seseorang akan dibuat sebagai tolak ukur untuk menunjukkan kebaikan seseorang. Agama islam melarang keras terhadap perbuatan fitnah, yang berarti secara tidak langsung menuduh seseorang berbuat tidak sewajarnya. Dakwaannya itu dituturkan kemana-mana, padahal dirinya sendiri tidak mengetahui secara pasti, perbuatan demikian haram hukumnya. 1 Dalil Tentang Fitnah Artinya Dan janganlah kamu setiap orang yang bersumpah lagi hina 10.Yang banyak mencela,yang kian kemari dengan mengadu dombamembuat fitnah .QS Al-Qalam10-11 ArtinyaJika mereka berangkat bersamamu ,niscahya mereka tidak menambah kamu selain dari kerusakan belaka,dan tentu mereka akan bergegas-gegas maju ke muka di celah celah barisanmu untuk mengadakan kekacauan diantaramu ,sedang diantara kamu ada orang-orang yang suka mendengarkan perkataan Allah megetahui orang-orang yang zalim.QS At Taubah47 Nabi saw bersabda tidak akan masuk surga orang yang suka mengadu dombamenyebarkan fitnah. Dalam salah satu hadis Nabi saw bersabda Sejahat jahat hamba Allah adalah ialah orang yang berjalan-jalan kian-kemari menyebarkan fitnahmengadu domba,yang memecah belah antara yang berkasih-kasihan,yang mencela orang-orang yang baik. Ahmad. Dikisahkan dalam suatu seorang pria menghadap Umar bin Abdul Aziz,,lalu membicarakan orang-orangyangbtidak disenanginya .Maka Umar bin Abdul Azizberkata kepada pria itu,kami akan meneliti masalah itu .Jika anda berdusta ,maka amal andda termasuk kepada orang yang disebutkan Allah dalam firmannya Artinya Hai orang-orang yang beriman ,jika atang kepadamu seorang fasik membawa suatu berita,maka periksalah dengan teliti agar kamu tidak menimpakan suatu musibah kepada suatu kaum tanpa mengetahuikeadannya yang menyebabkan kamu meyesal atas perbuatanmu.QS Al-hujurat6. Dari keterangan tersebut dapat disimpulkan bahwaa orang yang suka membawa pembicaraan kepadda orang baik berita itu benar atau salah, digolongkan salah .Karena itu untuk keselamatan diri kita hendaknya masing-masing dari berusaha semaksimal mungkin untuk menjauhi sifat mengadu domba dan menyebarluaskan fitnah, berkatalah yang baik atau diam,ituah yang paling selamat. Dalam pengertian sehari- hari,fitnah berarti berita bohong atau desas-desus tentang seseorang karena ada maksud yang tidak Allah swt Artinya Dan bunuhlah mereka dimana aja kamu jumpai,dan usirlah dari tempat diman mereka telah mengusir kamu mekkahdan fitnah itu bahayanya lebih besar dar pembunuhan dan janganlah kamu memerangi mereka di masjidil haram kecuali mereka memerangimu di tempat itu,jika memerangi kamu di tempat itu.maka bunuhlah mereka .demikianlah balasan bagi orang-orang kafir.QS Al Baqarah191 Hadis nabi saw ”Dari Huzaifah berkata ,rasulullah saw bersabda ,tidak akan masuk surga orang yang suka menyebar fitnah bukhari-muslim. Oleh karena itu upaya untuk mencegah perbuatan menyebarkan fitnah perlu diketahui sumber fitnah itu dapat terjadi antara lain ¸ Penyakit hati seperti syirik,angkuh,dengki dan kikir. ¸ Ucapan yang salah atau menyimpang dari sebenarnya. ¸ Kebodohan ebagaimana hadis Nabi Muhammad saw”Bahwa fitnah dapat muncul dari kebodohan merajalela,ilmu telah tercabut ,dan banyak pembunuhan serta kekacauan.”HR Bukhari-Muslim. Oleh karena itu untuk mecegah penyebaran fitnah aatau menangkal fitnah,setiap manusia terutama muslim harus 1. Gemar untuk mengadakan aksi socialberamal saleh secara terus-menerus. 2. Jangan kikirpelit,artinya harus memiliki hati pemurah dengan merealisasikannya memberi sedekah kepada fakir miskin,yatim piatu ,dan lain-lain. 3. Memupuk silaturahmi atau persaudaraan . 4. Ikut aktif melaksakan amar makruf nahi mungkar,yaitu mengajak kepada kebaikan dan menjauhi kemungkaran. 5. Amanahterpercaya,artinya segala perkataan dan perbuatannya sangat dipercaya,mengandung kebenaran,tidak bohong dan memegang teguh amanah yang dipercayakan kepadanya.
israf tabzir gibah dan fitnah