instalasi kabel utp jenis straight
Tema: Menerapkan Instalasi Jaringan Komputer Sub Tema : Pengkabelan Jaringan Pembelajaran ke : 1 Alokasi waktu : 10 Menit A. Tujuan Pembelajaran 1. Melalui presentasi peserta didik diharapkan dapat memahami jenis sambungan kabel UTP tipe straight dan crossover, susunan serta penggunaannya dalam
Praktekmembuat kabel Straight Kupas bagian ujung kabel utp kira-kira 2 cm. Buka lilitan kabel luruskan dan urutankan kabel sesuai standar TIA/EIA 368B. Setelah urutannya sesuai standar potong dan ratakan ujung kabel. Masukan kabel yang sudah sejajar dan lurus tersebut ke dalam konektor RJ-45, dan semua posisi kabel, pastikan sudah benar.
Selanjutnyalakukan pemotongan pada isolator kabel UTP bagian luar, potong kira-kira 3-4 cm. Kemudian pisahkan antara satu kabel dengan kabel lainnya sekalian diluruskan. Jika sudah urutkan sesuai dengan keperluan apakah mau membuat kabel straight atau cross, lalu silahkan potong secara lurus semua kabel tersebut agar nantinya saat pemasangan pada soket RJ45 tidak ada masalah.
Instalasikabel UTP mempunyai beberapa susunan dan fungsi di dalam membangun jaringan komputer nantinya. Straight-Trough adalah salah satu jenis dari instala
Instalasikabel UTP terkenal mudah Ukuran konektor dan kabel UTP relatif kecil, sehingga fleksibel dan mudah dalam membuat saluran kabel Pemeliharaan kabel jaringan UTP mudah Harga kabel lebih murah dibandingkan kabel UTP Kerusakan yang terjadi pada kabel UTP tidak akan mengganggu jaringan secara keseluruhan
Partnervermittlung Partner For You Martina Resch Gmbh. Jenis-jenis jaringan komputer berdasarkan media transmisinya ada dua macam, yaitu memakai kabel wired dan tidak memakai kabel nirkabel / wireless. Kelebihan dari jaringan berbasis kabel adalah tingkat interferensi sinyal yang cukup kecil dibanding dengan jaringan wireless. Sedangkan kekurangan dari jaringan berbasis kabel adalah fleksibilitasnya yang terbatas dan rawan terputus di antara sambungannya. Terlepas dari adanya kelebihan dan kekurangan jaringan kabel, jaringan ini masih digunakan oleh masyarakat hingga kini. Salah satu penerapannya adalah menggunakan kabel UTP. Kabel Unshielded Twisted Pair UTP adalah salah satu jenis kabel jaringan yang menjadi media transmisi paling banyak digunakan untuk membuat sebuah jaringan komputer lokal Local Area Network. Alasannya karena harganya yang relatif murah, mudah dipasang, dan bisa diandalkan. Sesuai namanya, kabel ini terdiri dari kabel pasangan yang berpilin atau terbelit twisted pair yang tidak dilengkapi pelindung unshielded. Fungsi lilitan ini adalah untuk mengurangi interferensi dan crosstalk pada transmisi data. Crosstalk adalah suatu sambungan tidak diinginkan yang terjadi pada saluran komunikasi. Kabel UTP dilengkapi dengan 8 buah kabel dengan warna unik di tiap kabel, lalu disusun berlilitan pada tiap pasang warna hingga menjadi 4 pasang. Lilitan kabel tersebut berfungsi untuk mengurangi induksi dan kebocoran pada kabel. Fungsi kabel UTP Fungsi kabel UTP adalah untuk sebagai media transmisi dalam sebuah jaringan lokal atau biasa disebut Local Area Network LAN. Selain UTP, ada juga kabel STP Shielded Twisted Pair. Perbedaan diantara kedua jenis kabel ini hanyalah pada lapisan pelindung yang dimiliki oleh STP. Kabel UTP digunakan pada jaringan LAN untuk menghubungkan komputer ke perangkat jaringan atau komputer ke komputer ataupun antara perangkat jaringan itu sendiri. Dalam penerapannya, kabel UTP memiliki aturan dalam penyusunan kabel berdasarkan kegunannya. Selain itu, fungsi kabel UTP dapat dibagi menjadi lebih spesifik lagi berdasarkan jenis dan kategorinya. Untuk jenis-jenisnya, misal kabel straight-through, cross-over dan roll-over. Sedangkan jika dilihat dari kategorinya, misal Kategori 1 CAT1 sampai dengan Kategori 7 CAT7, jenis kategori kabel UTP ini yang menunjukkan kualitas dan jumlah kerapatan lilitannya. Dimana semakin tinggi katagorinya, maka akan semakin rapat lilitannya. Berikut ini kategorinya Kabel UTP Category 1 CAT1 Kabel jenis ini digunakan untuk komunikasi telepon yang cenderung memiliki kecepatan transmisi data yang rendah, sehingga tidak cocock untuk mentransmisikan data internet. Kabel UTP Category 2 CAT2 Kabel jenis ini mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai dengan 4 Mbps Megabits per second Kabel UTP Category 3 CAT3 Kabel jenis ini digunakan pada jaringan berbasis 10BaseT, yang mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1 Mbps. 10BaseT adalah kependekan dari 10 Mbps, Baseband, Twisted pair. Kabel UTP Category 4 CAT4 Kabel jenis ini sering digunakan pada topologi jaringan token ring. Kabel ini mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 16 Mbps. Kabel UTP Category 5 CAT5 Kabel jenis ini mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 100 Mbps Kabel UTP Category 5e CAT5e Pengembangan dari kabel jenis sebelumnya ini mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps setara 1 Gbps. Frekuensi sinyal yang dapat dilewatkan oleh kabel ini bisa mencapai 100 MHz. Kabel UTP Category 6 CAT6 Kabel jenis ini hampir sama dengan UTP Category 5e, dimana kabel ini mampu mentransmisikan data dengan kecepatan sampai 1000 Mbps 1 Gbps, frekwensi signal yang dapat dilewatkan sampai 200 MHz. Secara fisik terdapat separator yg terbuat dari plastik yang berfungsi memisahkan keempat pair di dalam kabel tersebut. Kabel UTP Category 7 CAT7 Kabel jenis ini memiliki kualitas transmisi data yang lebih baik ketimbang kabel jenis sebelum-sebelumnya. Kabel ini bisa dilewati data hingga 1 Gigabit per detik 1 Gbps. Selain itu, frekuensi sinyal yang bisa dialiri di kabel ini bisa mencapai 400 MHz. Karakteristik Kabel UTP Terdapat beberapa karakteristik yang dimiliki kabel UTP, yaitu Bagian dalam terdiri dari 8 buah kabel dengan warna berpasang-pasangan Tiap pasang warna dililit sehingga menghasilkan 4 pasang kabel Tidak memiliki pelindung shield Maksimal panjang kabel yang disarankan yaitu 100 meter Menggunakan konektor RJ-45 Kecepatan transmisi hingga 1000 Mbps Memiliki impedansi sekitar 100 ohm Jenis-Jenis Cara Pengkabelan UTP Dalam jaringan LAN, atau yang biasanya menggunakan Ethernet, sudah dikenal dua jenis kabel jaringan, yaitu kabel Straight dan Cross Over, dimana keduanya memiliki fungsi yang berbeda berdasarkan perangkat keras jaringan komputer yang digunakan. Kabel Straight biasanya digunakan untuk menghubungkan koneksi dari port ke Switch atau Hub, sedangkan kabel Cross digunakan untuk koneksi “point to point” antara 2 komputer/host yang di hubungkan lewat Ethernet Card / LAN Card. Atau lebih jelasnya kabel Straight digunakan pada peralatan jaringan komputer yang berbeda, misal komputer dengan HUB. Sedangkan kabel Cross digunakan pada peralatan jaringan komputer yang berbeda, misal HUB dengan HUB. Perbedaan antara kabel Cross Over dan Straight terletak pada susunan warna pin pada konektor RJ-45 yang terdiri dari 8 warna yang berbeda. Untuk penyusunan warna kabel dalam konektor RJ45 telah di atur oleh susunan warna menurut standar international yang telah dinamakan oleh Cisco sebagai urutan kabel tipe T568A dan T568B. Adapun jenis-jenis kabel UTP yang perlu kita ketahui adalah straight-trough cross-over roll-over Fungsi masing-masing PIN konektor RJ 45 Mempunyai 8 pin 4 pasang, fungsi masing-masing pin sebagai berikut Pin1 TD+ Transmit Data +, untuk mengirimkan data + Pin2 TD- Transmit Data -, untuk mengirimkan data – Pin3 RD+ Receive Data +, untuk menerima data + Pin4 NC Not Conected, tidak terhubung Pin5 NC Not Conected, tidak terhubung Pin6 RD- Receive Data -, untuk menerima data – Pin7 NC Not Conected, tidak terhubung Pin8 NC Not Conected, tidak terhubung Dari 8 kabel 4 pair kabel yang berada di dalam kabel UTP ini, baik kabel tipe straight ataupun cross over, hanya 4 kabel saja yang digunakan dalam transmisi data, yaitu kabel pada pin no 1,2,3 dan 6. Walaupun hanya empat kabel yang terpakai, kita tidak boleh sembarangan mengambil kabel mana saja yang akan dipakai. Kabel yang dipakai haruslah dua pair atau dua pasang. Tanda kabel satu pasang adalah kabel tersebut saling melilit dan memilikiwarna / stripe yang sama. Kabel straight-through Untuk membuat kabel UTP dengan tipe straight-throuh, beberapa orang menerapkan cara “twin side”, yaitu menyamakan susunan antara kedua ujung konektor RJ 45 tanpa memperhatikan susunan warna yang dipakai. Kita bisa menggunakan standar T568A maupun T568B, secara umum menggunakan T568B. Tipe kabel straight through biasanya digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang berbeda, misalnya antara router dengan hub, komputer ke switch dan komputer ke hub. Adapun urutan kabel straight through sebagai berikut Fungsi dari tiap pin bisa dilihat pada gambar di bawah ini. Dari gambar di atas, kabel nomor 1 dan 2 meneruskan penerimaan sinyal dari Uplink Port. Sedangkan kabel nomor 3 dan 4 digunakan untuk meneruskan pengiriman sinyal ke Uplink Port. Yup, kabel jenis ini bersifat untuk meneruskan transmisi data. Kabel cross-over Kabel cross over adalah kabel LAN yang memiliki urutan warna kabel yang berbeda pada kedua ujung konektor RJ-45. Dari susunan warna yang telah disusun, kita tinggal menukar urutan pin / warna di salah satu ujung konektor RJ-45 yang kita pasang. Dimana urutan warna yang ditukar adalah urutan ke 1 dengan yang ke 3 dan urutan warna yang ke 2 dengan yang ke 6. Hasilnya akan seperti berikut Intinya adalah, salah satu ujung RJ45 menggunakan susunan T568A dan ujung satunya lagi menggunakan susunan T568B. Fungsi dari tiap pin bisa dilihat pada gambar di bawah ini Dari gambar di atas, terlihat bahwa kabel ini lebih diperuntukkan untuk komunikasi antar host yang masing-masing akan mengolah data yang diterima atau dikirimkan. Untuk kabel tipe crossover memiliki aturan penyusunan yang berbeda antara tiap ujung konektor. Tipe cross over biasanya digunakan untuk menghubungkan dua perangkat yang sama. Misalnya antara komputer dengan komputer, router dengan router, switch dengan switch, hub dengan hub. Adapun urutan kabel cross over sebagai berikut Kabel roll-over Dan yang terakhir adalah kabel tipe roll over. Kabel tipe roll over memiliki aturan penyusunan terbalik antara ujung konektor satu dengan ujung konektor lainnya. Kabel tipe roll over digunakan untuk menghubungkan dua perangkat jaringan yang berbeda, hampir sama dengan tipe straight through namun tipe kabel ini lebih kepada menghubungkan perangkat yang memiliki konsol, misalnya switch dengan printer, switch dengan proyektor. Adapun urutan kabel roll over sebagai berikut Pembuatan Kabel LAN dari UTP Untuk membuat kabel jaringan menggunakan kabel UTP ini, terdapat beberapa komponen yang perlu kita siapkan, diantaranya kabel UTP sepanjang yang dibutuhkan konektor RJ-45 Tang crimping RJ-45 LAN Tester Cara Membuat Kabel LAN dari Kabel UTP Kupas bagian ujung kabel UTP, kira-kira 2 cm Buka lilitan kabel, luruskan dan urutkan kabel sesuai dengan keinginan. Anda bisa menggunakan salah satu dari urutan kabel T568A atau T568B. Setelah urutannya sesuai standar, potong dan ratakan ujung kabel menggunakan tang crimping. Masukan kabel yang sudah lurus dan sejajar tersebut ke dalam konektor RJ-45, dan pastikan semua kabel sudah dalam posisi yang benar. Lakukan crimping menggunakan tang crimping. Caranya, tekan tang crimping dan pastikan semua pin kuningan pada konektor RJ-45 sudah “menggigit” tiap-tiap kabel. Setelah selesai pada ujung yang satu, lakukan kembali langkah nomor 1 sampai 5. Bedanya, saat kita mengurutkan kabel, sesuaikan dengan tipe kabel UTP yang hendak Anda buat. Jika ingin membuat kabel straight, urutannya harus sama dengan ujung kabel pertama. Sedangkan jika ingin membuat kabel cross over, maka urutan kabelnya harus urutan yang berbeda dengan kabel pertama. Langkah terakhir adalah mengecek kabel yang sudah dibuat dengan LAN tester. Caranya, masukan masing-masing ujung kabel yang sudah diberi konektor RJ-45 ke masing-masing port yang tersedia pada LAN tester. Lalu, nyalakan LAN tester dan pastikan semua lampu LED di LAN tester menyala sesuai dengan urutan kabel yang dibuat. Dibawah ini adalah contoh ujung kabel UTP yang telah terpasang konektor RJ-45 dengan benar. Selubung kabel warna biru harus ikut masuk ke dalam konektor RJ-45, urutan pin kabel pada gambar di bawah ini dimulai dari atas ke bawah. Referensi
Bagi Anda yang sering berkecimpung di dunia telekomunikasi ataupun komputer, tentu saja sudah tidak asing lagi dengan kabel UTP. Dimana, kabel UTP adalah salah satu jenis kabel yang diperuntukan untuk kebutuhan jaringan. Lebih spesifiknya yakni untuk keperluan konektivitas jaringan komputer dan telekomunikasi. Peran utama kabel UTP yakni berfungsi sebagai media transmisi antar jaringan. Pengaplikasiannya yakni sebagai penghubung yang memudahkan adanya transfer komunikasi data ataupun suara digital. Sebagai media penghubung, sayangnya kabel UTP baru diterapkan pada jenis jaringan lokal. Dan tentu saja untuk jaringannya tergolong masih berkutat pada skala kecil. Contohnya saja diterapkan pada jaringan LAN Local Area Network. Nah untuk pembahasan lebih detail mengenai kabel UTP, Anda perlu menyimak penjelasannya hingga akhir. Akan dibahas mulai dari pengertian, gambar, fungsi, urutan, warna, hingga susunan kategori dari kabel UTP. Gambar Kabel UTP Kabel UTP Unshielded Twisted Pair adalah jenis kabel yang berfungsi sebagai penghubung media komunikasi data hingga yang berbentuk suara secara digital, biasanya digunakan oleh industri telekomunikasi ataupun jaringan komputer. Kabel UTP dikenal dengan sebutan kabel berpilin atau twisted pair. Sebutan ini tentu bukan tanpa dasar, dimana kabel berpilin adalah 8 buah kabel dengan beragam kombinasi warna. Kabel tersebut biasanya akan dibentuk hingga saling berlilitan satu sama lain dengan 4 pasang kabel berpilin yang saling berkombinasi. Material yang digunakan untuk membuat kabel UTP sendiri yakni berasal dari tembaga. Dimana jenis tembaga yang dipakai umumnya mempunyai kadar insulin politilen. Untuk penerapan dari kabel UTP sangat beragam, menyesuaikan dengan jenis keperluannya. Diantaranya untuk kebutuhan membangun sistem jaringan komputer lokal, telekomunikasi hingga membuat jaringan ethernet dan lainnya, Fungsi Kabel UTP Fungsi Kabel UTP Fungsi kabel UTP adalah sebagai media penghubung antar perangkat hingga menjadi sebuah jaringan. Namun ada beberapa fungsi kabel UTP yang dapat Anda ketahui. Diantara fungsi kabel UTP adalah Sebagai penghubung antar perangkat komputer. Berfungsi untuk menghubungkan router dengan switch. Digunakan sebagai USB Extender. Sebagai media penghubung antara awitch dengan piranti elektronik. Untuk pembahasan lebih detail mengenai fungsi dari kabel UTP, silahkan simak penjelasannya dibawah ini. 1. Penghubung Antar Perangkat Komputer Umumnya sistem jaringan yang menggunakan kabel UTP yakni skalanya juga terbilang masih kecil. Dimana salah satu fungsi dari kabel UTP adalah sebagai media penghubung dari masing-masing perangkat elektronik. Fungsi kabel UTP yang paling sering yakni sebagai media untuk menghubungkan beberapa perangkat komputer melalui jaringan. Untuk menghubungkan komputer dengan komputer, maka dibutuhkan penggunaan kabel UTP dengan susunan cross over. Anda bisa lihat gambar urutan kabel cross over dibawah nanti. 2. Penghubung Router Dengan Switch Fungsi kabel UTP tidak hanya bisa digunakan untuk menghubungkan 2 device yang sama saja. Namun, kabel UTP juga bisa difungsikan sebagai media penghubung antara switch dengan router. Nah, pemasangan kabel secara straight pada kabel utp digunakan untuk menghubungkan 2 device yang berbeda seperti swicth dan router ini. Dalam proses susunan kabel UTP straight ini, pastikan untuk kombinasi warna kabelnya dilakukan secara berurutan alias sama. Misalnya saja untuk kabel pertama hingga susunan kabel terakhir perlu urut dengan warna yang serupa. 3. Digunakan Sebagai USB Extender Selanjutnya fungsi dari kabel UTP adalah sebagai USB extender. Seperti yang kita ketahui, UBS jenis extender ini mempunyai harga yang cukup mahal. Itulah mengapa banyak orang mengakalinya menggunakan kabel UTP. Sebagai pengganti USB extender fungsi kabel UTP adalah untuk memperpanjang kabel, sehingga dapat menjangkau piranti perangkat lunak untuk saling terhubung satu sama lain. 4. Media Penghubung Antara Switch Dengan Piranti Elektronik Kabel UTP juga berfungsi sebagai salah satu jenis media yang bisa menghubungkan switch dengan beragam perangkat elektronik. Dengan begitu komponen switch atau hub bisa saling terhubung secara maksimal dengan piranti perangkat tertentu. Sebagai contoh penerapan dari kabel UTP adalah sebagai penghubung untuk komputer, scanner, router, printer, mesin fotokopi dan lain sebagainya. Urutan Warna Kabel UTP Gambar Warna Kabel UTP Kabel UTP ini sebenarnya merupakan kabel bundel twisted pair atau dikenal juga dengan istilah kabel berpilin. Dimana jenis kabel UTP umumnya terdiri dari delapan urutan warna kabel. Dari masing-masing kabel akan memiliki empat pasang kabel bundel yang berlilitan satu dengan lainnya. Adapun setiap kombinasi warna kabel UTP memiliki peran dan juga fungsi warna yang beragam. Urutan warna kabel UTP adalah Putih-Cokelat Coklat Putih Jingga Jingga Putih-Biru Biru Putih-Hijau Hijau Berikut ini beberapa fungsi warna kabel UTP yang paling umum digunakan 1. Putih-Cokelat Kabel UTP dapat dikombinasikan dari segi lilitannya. Misalnya saja sebagai contoh yakni warna kabel UTP putih dan coklat. Fungsi warna kabel UTP putih-coklat adalah sebagai media penghantar arus DC arus searah. 2. Coklat Fungsi warna kabel UTP coklat kurang lebih sama yakni sebagai media penghantar arus. Yakni arus dengan satu arah pada rangkaian listrik. 3. Putih-Jingga Adapun fungsi warna kabel UTP kombinasi putih jingga sangat penting dalam proses penghantaran paket data. 4. Jingga Untuk warna kabel UTP jingga biasanya difungsikan sebagai salah satu komponen yang bertugas sebagai media penghantar data. 5. Putih-Biru Kemudian fungsi warna kabel UTP putih dan biru adalah sebagai pengahantar data yang lebih spesifik yakni data yang berupa suara. 6. Biru Fungsi warna kabel UTP biru kurang lebih sama dengan warna kabel UTP putih biru. Fungsi utamanya yakni kabel sebagai penghantar data suara. 7. Putih-Hijau Warna kabel UTP dengan kombinasi putih hijau menjadi komponen yang difungsikan sebagai media penghantar paket data seperti pada umumnya. 8. Hijau Yang terakhir fungsi warna kabel UTP hijau adalah sebagai media penghantar informasi data, yang hampir sama dengan yang sebelumnya. Karakteristik Kabel UTP Kabel UTP tentu saja memiliki karakteristik atau ciri khas tersendiri, bukan? Setidaknya cara kerjanya tentu akan berbeda dengan jenis kabel lainnya. Nah, tahukan Anda karakteristik dari kabel UTP? Hayo apa, coba dijawab. Adapun karakteristik kabel UTP adalah Karakteristik kabel UTP pada bagian dalam umumnya terdiri dari 8 buah kabel dengan ukuran kecil yang tersusun atas kombinasi warna yang beragam. Ciri dari kabel UTP bagian dalam nantinya akan saling dililitkan satu sama lain atau dipilin secara erat. Tujuannya yakni agar kabel – kabel tersebut bisa dibentuk menjadi 4 pasang kabel bundel. Jenis kabel UTP mempunyai kemampuan impedansi hingga 100 Mbps. Konektor yang digunakan pada kabel UTP adalah RJ-45. Kabel UTP didesain dengan isolator atau yang disebut juga sebagai lapisan pelindung. Posisi lapisan pelindung ini biasanya akan diletakan di bagian terluar kabel. Jenis kabel UTP memiliki ciri yang dapat melakukan proses trasmisi data yang cepat yakni mulai dari 1000 Mbps 1 Gbps hingga 10 Gbps. Jenis Susunan Kabel UTP jenis kabel UTP Kira-kira apa saja jenis susunan pada kabel UTP? Berdasarkan susunan atau urutannya, kabel UTP dibagi menjadi 3 macam jenis. Adapun 3 jenis susunan kabel UTP adalah Kabel UTP straight-through. Kabel UTP roll over. Kabel UTP cross over. Agar lebih mudah dipahami, mari langsung saja kita simak pembasan selengkapnya mengenai tiga jenis kabel UTP yang umum digunakan. 1. Kabel UTP Straight Through Gambar Kabel UTP Straight Gambar kabel UTP straight through ini sendiri dapat Anda lihat urutannya pada gambar di atas. Bisa disimpulkan bahwa susunan kabel UTP straight through memang sangat khas dan mudah dikenali. Caranya yakni dengan mengamati metode penyusunannya yang masih menggunakan aturan sama antar konektor satu dengan konektor yang lainnya. Kurang lebih inilah yang membuat kabel UTP straight through populer dengan istilah twin side. Dari sisi metode penyusunannya, urutan kabel UTP antara ujung konektor satu dengan ujung konektor lainnya memang didesain dengan susunan yang berurutan dengan warna sama. Dalam implementasinya sendiri, jenis kabel UTP straight through berfungsi untuk menghubungkan dua jenis perangkat yang berbeda. Contoh penggunaan kabel UTP straight through adalah sebagai media penghubung switch dengan router. Dimana fungsinya yakni untuk menghubungkan komputer dengan switch dan seterusnya. 2. Kabel UTP Roll Over Gambar Kabel UTP Roll Over jika kabel UTP dengan tipe straight through terkenal dengan istilah twin side, maka lain halnya dengan jenis kabel UTP roll over ini. Perbedaannya terletak pada metode penyusunan yang diterapkan. Dimana urutan kabel UTP roll over disusun secara terbalik. Anda bisa mengamati langsung pada gambar susunan kabel UTP roll over di atas, ya? Fungsi kabel UTP roll over adalah sebagai penghubung piranti elektronik dengan jaringan yang berbeda, namun meskipun begitu masih sama-sama memiliki konsol. Contoh penerapan kabel UTP roll over adalah seperti digunakan untuk menghubungkan switch dengan proyektor, yakni menghubungkan printer dengan switch dan lain sebagainya. 3. Kabel UTP Cross Over Gambar Kabel UTP Cross Over Jika diamati pada gambar kabel UTP cross over di atas, Anda tentu bisa melihat gambaran tipe susunan warna kabel UTP cross over. Jadi dalam metode penyusunannya, urutan kabel UTP cross over akan didesain dengan urusan pemasangan yang berbeda. Yakni urutannya berbeda antara pemasangan ujung konektor satu dengan ujung konektor lainnya, coba lihat dan pahami pada gambar kabel cross over diatas. Jenis kabel UTP cross over ini berbeda dengan kedua tipe sebelumnya. Dimana fungsi kabel UTP cross over adalah untuk menghubungkan perangkat elektronik yang berbeda. Namun lebih pada menghubungkan perangkat elektronik yang sama saja. Contoh penerapan kabel UTP cross over yaitu menghubungkan antara perangkat elektronik yang sama persis. Yakni seperti menghubungkan komputer dengan komputer, printer dengan printer, router dengan router, switch dengan switch dan seterusnya. Kategori Kabel UTP Tidak cukup hanya membahas jenis – jenis dari kabel UTP saja, kali ini kami juga akan membahas lengkap mengenai kategori Kabel UTP. Proses pengelompokan ini dikenal dengan istilah CAT. Dari sini akan dikembangkan proses perbaikan versi kabel UTP CAT terlama hingga yang terbaru. Semakin kesini tentu saja versi yang dikembangkan dengan keunggulan terbaru. Adanya kategori kabel UTP adalah sebagai pembeda yang memudahkan kita untuk mengetahui kecepatan transmisi data dari benda tersebut. Tujuannya dari mengetahui mengenai kategori kabel UTP juga akan memudahkan Anda ketika akan membeli benda tersebut. Karena masing – masing kategori memiliki kelebihan serta tingkat kecepatan transmisi yang berbeda. Adapun kategori kabel UTP adalah Kabel UTP CAT1 Kabel UTP CAT2 Kabel UTP CAT3 Kabel UTP CAT4 Kabel UTP CAT5 Kabel UTP CAT5e Kabel UTP CAT6 Kabel UTP CAT6a Kabel UTP CAT7 Bagaimana, sudah tidak sabar mempelajari apa saja kategori kabel UTP serta perkembangan setiap versinya? Mari langsung saja kita simak pembahasan selengkapnya di bawah ini. 1. Kabel UTP CAT1 Kabel UTP CAT1 adalah salah satu jenis kabel UTP yang mempunyai kecepatan transmisi data paling rendah dibandingkan lainnya. Katakanlah kecepatan maksimal yang bisa dilakukan yakni hanya mencapai 1 Mbps saja. Dulunya kabel UPT jenis ini memang hanya digunakan sebagai penghubung koneksi telepon analog. Karena kecepatannya yang relatif rendah, maka tipe CAT1 hanya mampu digunakan untuk koneksi telepon analog saja. Itupun lebih banyak digunakan pada era dimana telepon analog masih digunakan. Bisa dikatakan penggunaannya sekarang memang sudah tidak relevan lagi di era modern ini. 2. Kabel UTP CAT2 Kabel CAT2 ini sebenarnya merupakan jenis yang lahir dari hasil perbaikan dari versi sebelumnya. Jadi bisa dikatakan untuk tingkat kecepatan transmisi datanya jauh lebih cepat dibandingkan pendahulunya. Dimana kabel UTP CAT2 ini terbilang dapat melakukan transmisi dengan tingkat kecepatan hingga 4 Mbps. Meskipun lebih unggul dari pendahulunya, kabel UTP dengan jenis ini ternyata juga sudah tidak relevan digunakan di masa sekarang. Alasannya yakni karena dianggap sudah ketinggalan zaman. Namun dahulu kala, kabel CAT2 sering digunakan untuk berbagai keperluan yang cukup krusial. Salah satunya adalah digunakan untuk proses jaringan IBM token ring. 3. Kabel UTP CAT3 Kabel kategori CAT3 ini juga merupakan produk perbaikan dari versi yang kedua. Tentu saja kecepatan transmisi yang dilakukan bisa lebih cepat. Yakni umumnya bisa mencapai kecepatan hingga 10 Mbps. Kabel UTP dengan kategori CAT3 ini juga didesain khusus untuk keperluan pendukung proses komunikasi suara dan komunikasi digital. Meskipun demikian, kabel CAT3 sayangnya hanya memiliki kemampuan standar, yakni dapat mendukung jaringan sebesar 10BASE-T saja. Karena masih dianggap memiliki kecepatan transmisi rendah, penggunaan kabel CAT3 juga masih terbatas. Penggunaannya diantaranya yaitu digunakan sebagai pengganti kabel tipe CAT2 untuk IMB token ring. 4. Kabel UTP CAT4 Kabel CAT4 juga didesain untuk keperluan komunikasi suara digital. Dimana tingkat kecepatan transmisinya terbilang lebih tinggi dibandingkan dengan para pendahulunya. Proses transmisinya bisa mencapai angka 16 Mbps. 5. Kabel UTP CAT5 Kabel UTP CAT5 mempunyai tingkat kecepatan proses transmisi mencapai 100 Mbps. Untuk penggunaannya sendiri lebih banyak ditemui pada pemasangan sistem instalasi jaringan. Contoh terapannya yakni seperti pada pemasangan ethernet, fast ethernet, jaringan token ring dan lain sebagainya. 6. Kabel UTP CAT5e Kabel UTP CAT5e bisa dikatakan sebagai versi perbaikan dari pendahulunya. Jika CAT5 yang sebelumnya hanya bisa melakukan transmisi dengan kecepatan 100 Mbps, maka kabel UTP CAT 5e ini bisa mencapai 1 Gbps. Dengan tingkat kecepatan tersebut tentu saja kabel UTP CAT5e ini lebih unggul dari segi kinerja karena lebih maksimal dan cepat prosesnya. 7. Kabel UTP CAT6 Penggunaan kabel UTP dengan kategori CAT6 ini didesain dengan jangkauan yang jauh lebih luas. Umumnya yakni mencapai jangkauan sekitar 55 meter. Keunggulan lain juga ditemukan pada jenis ini, yang mana frekuensi komunikasinya cukup besar yakni mencapai 250 Mhz dengan transmisi data hingga 10 Gbps. Kabel UP CAT6 ini juga sering digunakan untuk jaringan Gigabyte Ethernet dan juga 10G Ethernet. 8. Kabel UTP CAT6a Kabel jenis ini merupakan versi perbaikan dari kabel UTP CAT6. Hadir sebagai versi peningkatan, kabel CAT6a memiliki frekuensi komunikasi yang lebih besar. Tingkat kecepatan proses transmisinya yaitu bisa mencapai 500 Mbps. 9. Kabel UTP CAT7 Terakhir, kategori kabel UTP yang diperuntukan untuk keperluan komunikasi suara digital dan komunikasi data yaitu tipe CAT7. Dimana kabel CAT7 memiliki kemampuan transmisi data hingga 10 Gbps serta frekuensi komunikasi hingga 600 Mhz. Karena terbilang mempunyai kecepatan tramsini serta frekuensi komunikasi yang lebih besar, kabel UTP CAT7 ini juga populer digunakan pada jaringan Gigabyte ethernet dan juga 10G ethernet. Selain itu, frekuensinya sendiri juga dapat menjangkau hingga jarak 100 meter. Kesimpulan Kabel UTP merupakan jenis kabel yang sering digunakan sebagai media transmisi. Selain itu juga difungsikan untuk mendukung konektivitas dari berbagai perangkat elektronik. Penggunaan kabel UTP sendiri terbilang mudah ditemukan pada jaringan komputer serta industri telekomunikasi. Berdasarkan warna susunan dan urutannya, jenis kabel UTP dibedakan menjadi 3 macam. Yakni tipe straight through, cross over dan juga roll over. Nah untuk mengetahui kualitas dan kemampuan kabel tersebut, Anda juga perlu mengetahui kategori kabel UTP. Dimana kabel tersebut memang dibedakan menjadi beberapa kategori, mulai dari CAT1 hingga CAT7. Semakin tinggi kategori kabel, maka semakin baik kecepatan transmisinya. Jadi, ketahui terlebih dahulu informasinya sebelum membeli agar penggunaannya lebih tepat sasaran dan sesuai dengan kebutuhan., ya?
1. Tujuan a. Mahasiswa memahami koneksi dalam kabel UTP b. Mahasiswa dapat membuat kabel UTP straight dancrossover. 2. Dasar Teori 2 Komputer dapat dihubungkan satu dengan lainnya membentuk suatu jaringan. Kabel adalah media transmisi yang biasa digunakan dan jenis yang sering digunakanadalah kabel twisted pair dan coaxial. Twisted Pair Shielded and Unshielded Kabel twisted pair adalah kabel tembaga yang dililitkan secara berpasangan dengan tujuan untuk menutupi kelemahan kabel terhadap noise electrics yang berasal dari dalam kabel pair to pair coupling atau crosstalk dan dari luar kabel interferensi electromagnetic dan interferensi radio. Jadi semakin banyak lilitan kabel setiap inci maka semakin kuat daya tahan kabel terhadap interferensi elektromagnetik dan crosstalk. Kabel twisted pair terdiri dari dua jenis, yaitu terbungkus / shielded shielded twistwed pair/STP dan tak terbungkus /unishielded unshielded twisted pair / UTP. Karekteristik yang dimiliki kabel ini adalah Sepasang kabel yang di_twist, yang jumlah pasangannya bisa dua,empat,atau lebih Kecepatan transfer data yang dapat di layani sampai 100 Mbps. Konektor yang bisa digunakan RJ-11 atau RJ-45. Untuk membuat kabel UTP membutuhkan crimping tool yang digunakan untuk melebarkan kabel dan memasangnya ke conector. Jangan memotong kabel UTP lebih dari setengah inci. Jangan menggores kabel karena akan mengurangi kinerja kabel. Coaxial Kabel coaxial memiliki ukuran yang beragam. Diameter yang besar memiliki transmisi panjang dan menolak noise. Nama lain dari kabel ini adalah thicknet. Kabel ini sangat popular untuk LAN karena memiliki brandwith yang lebar sehingga dapat digunakan untuk komunikasi broadband multiple chanel. Kabel coaxial memilki karakteristik sebagai berikut Kecepatan data dapat mencapai 10 Mbps. Sering digunakan untuk kabel TVARCnet,thickethernet dan tihin Ethernet. Thick coaxial /10Base5 /RG-8 sering digunakan untuk backbone untuk instalasi jaringan antar gedung. Kabel ini secara fisik berat dan tidak fleksibel,namun ia mampu mecapai jarak 500m bahkan lebih. Thin coaxial / 10Base2 / RG-58 / cheapernet sering digunakan untuk jaringan antar workstation. Kabel ini secara fifik lebih mudah ditangani dari pada RG-8 secara fleksibel lebih ringan. Kabel ini sangat mudah untuk topologi bus dan topologi kabel ring. Kabel thin coaxial paling banyak digunakan dalam LAN, lebih mahal dari twisted pair dan lebih sukar. Fiber Optik Serat Optik Kabel serat optic adalah kabel jaringan computer yang dapat mentransmisikan cahaya gelombang elektromagnetik. Cahaya ini memiliki sifat dualisme, yaitu cahaya bersifat gelombang efek Compton, panjang gelombang de broglie, computer optic dan lainnya dan cahaya bersifat partikel efek fotolistrik, eksperimen davisson-germer, dan lainnya. Kabel ini memiliki daya jelajah 550 meter sampai ratusan kilometer. Keunggulan kabel ini adalah kebal terhadap interferensi elektromagnerik, sehingga mampu mentransmisikan data dengan kecepatan tinggi, tidak membawa sinyal listrik dan mengubah sinyal bit menjadi bentuk cahaya. 2 Kabel serat optic terbagi atas 2 bagian, yaitu single dan mode. Kabel single mampu menjelajah jarak sampai ratusan kilometer dan mampu mengirim satu sinyal dalam satu waktu. kabel multimode mampu menjelajah ± 500 meter, mengirim beberapa sinyal dalam waktu yang sama, dan mengirim data pada sudut bias refraction yang berbeda. Kabel serat optic merupakan media LAN yang paling baik kualitasnya, tetapi harganya cukup mahal. Kecepatan transfer datanya sangat tinggi, yaitu 100 mbps dan bebas noise error kecuali jika medianya mengalami kerusakan. UTP unshielded Twisted pairs Jenis kabel UTP yang terbaik saat ini adalah jenis kategori 5 CAT5,sehingga sering banyak digunakan, dari pada jenis katagori sebelumnya. UTP CAT5 akan tamapak seperti gambar1. yaitu terdiri dari 4 pasang kabel yang tiap-tiap kabel mempunyai warna yang berbeda white/blue, blue, white/orange, orange, white/green, green, white/brown, brown. Standart Internasional untuk urusan kabel UTP adalah seperti tampak pada table 1 Table 1. Standart Urutan Kabel UTP Urutan Kabel Warna 1 White/orange 2 Orange 3 White/green 4 Blue 5 White/blue 6 Green 7 White/brown 8 Brown Gambar 2 a. Meratakan dan menyusun kabel UTP b. memasukkan kabel UTP ke konektor RJ 45 dan mengkaitkan Ada 2 jenis hubungan kabel UTP yaitu straight dan crossover, hubungan straight umumnya digunakan untuk menghubungkan PC ke HUB sedangkan crossover untuk menghubungkan PC ke PC atau HUB ke HUB. Hubunganstraight dibuat dengan membuat hubungan kabel yang sama di kedua ujung kabel UTP, sedangkan crossover dibuat dengan menukar pin 1 dengan pin 2 dari sisi awal kabel ke pin 3 dan pin 6 dari sisi akhir kabel. 4 3. Peralatan 1. Kabel UTP dengan panjang sesuai ketentuan. 2. LAN Tester 3. Crimping tool 4. Konektor RJ 45 4. Procedure Percobaan 1. Siapkan peralatan dan kabel UTP dengan panjang sesuai ketentuan 2. Tentukan jenis hubungan yang akan dibuat straight atau crossover. 3. Urutkan kabel UTP sesuai jenis hubungan yang akan dibuat dan dirapikan. 4. Masukkan kabel UTP ke konektor RJ 45, pastikan urutannya benar dan rata sampai ke ujung, ulangi jika salah. 5. Setelah memasukkankabel UTP ke RJ 45 sesuai dengan ketentuan, kaitkan kabel UTP dengan konektor RJ 45 menggunakan crimping tooldengan menekan sekeras-kerasnya sampai terlihat tembaga pada RJ 45 menembus kekabel UTP. 6. Tes kabel LAN yang sudah dibuat menggunakan LAN tester, dan catat konektivitas tiap-tiap pin ke kabel data percobaan, sesuaikan dengan hubungan kabel yang anda buat straight ataucrossover. Landasan Teori Jaringan merupakan pada dasarnya adalah jaringan kabel, menghubungkan satu sisi dengan sisi lain, namun bukan berarti kurva tertutup, bisa jadi merupakan kurva terbuka. Seiring dengan perkmbangan teknologi, penghubung antar komputer mengalami perubahan serupa. Mulai dari teknologi telegraf yang memanfaatkan gelombang radio hingga teknologi serat optik dan laser menjadi tumpuan perkembangan jaringan komputer. Serta bentuk dan fungsi dari jaringan tersebut menentukan pemilihan jenis juga sebaliknya ketersediaan kabel dan harga menjadi pertimbangan utama untuk network. 5. Data percobaan a Percobaan pertama gagal Crossover Start End Konektivitas PIN Warna PIN Warna 1 White – Orange 1 White – Green √ 2 Orange 2 Green √ 3 White – Green 3 White – Orange √ 4 Blue 4 Blue _ 5 White – Blue 5 White – Blue √ 6 Green 6 Orange √ 7 White – Brown 7 White – Brown _ 8 Brown 8 Brown _ b Percobaan Kedua Berhasil Straight Start End Konektivitas PIN Warna PIN Warna 1 White – Orange 1 White – Orange √ 2 Orange 2 Orange √ 3 White – Green 3 White – Green √ 4 Blue 4 Blue √ 5 White – Blue 5 White – Blue √ 6 Green 6 Green √ 7 White – Brown 7 White – Brown √ 8 Brown 8 Brown √ 6. Analisa 1. Identifikasi Masalah Dalam praktikum pembuatan kabel UTP terdapat kendala – kendala dalam pembuatannya, seperti Kabel tidak conect, seperti yang terdapat pada table diatas. Terdapat beberapa kemungkinan penyebab tidak connect nya kabel UTP tersebut, diantaranya sebagai berikut Kabel tidak tesusun secara berurutan sesuai ketentuan Tidak ratanya kabel UTP, biasanya ini terjadi pada saat pemotongan kabel. Sehingga kabel tidak sampai atau tidak terhubung dengan connector. Pemotongan kabel induk yang kurang panjang ,sehingga menghalangi masuknya kabel yang delapan. Pemotongan kabel yang terlalu dalam pada kabel delapan hingga mengakibatkan luka pada kabel tersebut,sehingga mengakibatkan tidak connectnya kabel tersebut.. Penjepitan connector dengan menggunakan crimping tool kurang kuat, sehingga kabel tidak terpasangmenempel dengan baik pada conector.. 2. Pemecahan Masalah Untuk penyusunan dan pemotongan kabel yang benar dapat dilakukan dengan cara o Ketika pemotongan kabel induk, potonglah kabel denan sangat benar dan teliti, sehingga tidak mengkibatkan kelukaan pada kabelkarena terlalu dalam, terlalu panjang &tidak terlalu pendek o Urutkan kabel delapan sesuai ketentuan, kemudian dipegang kuat agar kabel tidak terpisah. o Ketika pemotongan kabel delapan, pastikan kabel dalam posisi yang benar dan teliti kerataan kabel. Untuk penjepitan connector yang benar dilakukan dengan langkah-langkah sebagai berikut o Sebelum menjepit connector pastikan kabel terpasang dengan benar pada connector, teliti kembali kertaan,jika ada kesalahan keluarkan kembali kabel dari conector. o Setelah kabel terpasang dengan benar, jepit connector dengan kuat menggunakan crimping tool. Jepit kabel dengan krimping, kemudian uji pada LAN tester, apabila ada kabel yang tidak connect tidak nyala . Maka ulang kembali pembuatan kabel UTP. Gambar berikut menunjukkan kabel UTP yang benar
Minggu, September 13, 2020 Hai Sobat Lee...!! Bagaimana Kabar nya kali ini? Baik - baik aja kan ya? tetap jaga kesehatan ya sob😇. Belajar jaringan harus dimulai dari dasar, salah satunya yaitu mengenal jenis - jenis kabel jaringan Sob. Sebelumnya kita sudah bahas macam - macam kabel Jaringan salah satunya kabel UTP Unshielded Twisted Pair. Kali ini Kita akan membahas tentang sususan kabel Straight dan Crosssover pada kabel UTP Unshielded Twisted Pair.💥Fungsi susunan Straight dan CrossoverAda dua jenis pemasangan atau instalasi kabel LAN yang biasa digunakan yaitu kabel LAN Jenis Straight dan Jenis Crossover. Yang masing - masing memiliki Fungsi yang berbeda Sob yaitu Kabel LAN / UTP Jenis Straight berfungsi untuk menghubungkan perangkat-perangkat yang berbeda, contohnya menghubungkan komputer ke Switch atau router, menghubungkan komputer ke modem, dsbKabel LAN / UTP Jenis Crossover berfungsi untuk menghubungkan perangkat-perangkat yang sama atau sejenis, contohnya menghubungkan komputer ke komputer secara langsung, menghubungkan switch ke switch, dsb.💥Fungsi masing - masing WarnaKabel UTP memiliki 8 urat kabel dengan warna yang berbeda - beda masing - masing warna tersebut memliki fungsi yaitu 1. Orange Kabel berwarna Orange berfungsi sebagai media penghantar paket Putih Orange Kabel berwarna Putih Orange berfungsi sebagai media penghantar paket Hijau Kabel berwarna hijau berfungsi sebagai media penghantar paket Putih Hijau Kabel berwarna putih hijau berfungsi sebagai media penghantar paket Biru Kabel berwarna biru berfungsi sebagai media penghantar paket Putih Biru Kabel berwarna putih biru berfungsi sebagai media penghantar paket Cokelat Kabel berwarna cokelat berfungsi untuk menghantarkan tegangan Putih Cokelat Kabel berwarna putih cokelat berfungsi untuk menghantarkan tegangan DC.💥Susunan Kabel UTP Straight1. Putih Orange 2. Orange3. Putih Hijau4. Biru5.. Putih Biru6. Hijau7. Putih Cokelat8. Cokelat 💥Susunan Kabel UTP CrossoverPada susunan kabel cross ujung A dan B memiliki susunan yang berbeda sob. Untuk susunan ujung kabel A itu sama dengan susunan kabel Straight yaitu 1. Putih Orange 2. Orange3. Putih Hijau4. Biru5.. Putih Biru6. Hijau7. Putih Cokelat8. Cokelat Sedangkan pada ujung kabel B susunan nya yaitu 1. Putih Hijau2. Hijau3. Putih Orange 4. Biru5. Putih Biru6. Orange7. Putih Cokelat8. Cokelat Itu dia Sob susunan kabel UTP Straight dan Crossover yang keduanya memiliki 2 fungsi yang berbeda. Semoga membantu ya Sob
Belajar jaringan harus dimulai dari dasar, salah satunya adalah mengetahui tentang jenis kabel jaringan. Salah satu kabel yang menjadi favorit dalam jaringan adalah Twisted Pair model UTP Unshielded Twisted Pair. Sahabat Qwords belum tahu apa itu kabel UTP? Kabel UTP merupakan kabel yang digunakan untuk menghubungkan berbagai perangkat keras jaringan kepada komputer. Kabel UTP memiliki warna yang berbeda-beda, urutannya seperti berikut Putih orange Orange Putih biru Biru Putih hijau Hijau Putih coklat Coklat Nah untuk bisa menggunakan kabel UTP ini Anda masih perlu mensetting ujung kabel dengan menambahkan konektor RJ-45. Dalam dunia komputer dan jaringan, kabel UTP sering digunakan untuk kabel straight dan cross. Kabel straight dan cross digunakan untuk menghubungkan perangkat seperti komputer, router, dan switch dalam sebuah jaringan. Namun, masih banyak orang yang tidak tahu apa itu kabel straight dan cross dan bagaimana menggunakannya dengan benar. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang urutan kabel straight dan cross secara detail, simak sampai akhir artikel ya. Apa Itu Kabel Straight Kabel straight adalah jenis kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung lainnya. Fungsi kabel straight ini biasanya digunakan untuk pemasangan device yang berbeda. Kabel tipe straight ini paling banyak digunakan sampai saat ini karena fungsinya. Jika diartikan straight berarti lurus, ujung satu dan ujung lainnya memiliki urutan yang sama. Contoh penggunaan kabel straight Menghubungkan komputer dengan switch jaringan Menghubungkan komputer dengan hub jaringan Menghubungkan komputer dengan router jaringan Menghubungkan komputer dengan LAN Menghubungkan switch dengan hub jaringan Menghubungkan switch dengan router jaringan Urutan Warna Kabel Straight Susunan kabel straight Untuk susunan warna kabel straight ujung satu dengan ujung lainnya sama. Nah urutannya seperti berikut Putih Orange Orange Putih Hijau Biru Putih Biru Hijau Putih Coklat Coklat Agar Anda mudah mengingat susunan warna kabel straight, Kami memiliki cara yang mudah dengan menggunakan kalimat “Punya Oleh-Oleh Pak Haji Buat Para Bapak Haji Pe-Cinta Cinderamata”. Silahkan ingat-ingat kata depannya yang menggunakan huruf besar. Punya Oleh-Oleh = Kabel 1 Putih Orange, kabel 2 Orange Pak Haji = kabel 3 Putih Hijau Buat Para Bapak Haji = kabel 4 Biru, kabel 5 Putih Biru, kabel 6 Hijau Pe-Cinta Cinderamata = kabel 7 Putih Coklat, kabel 8 Coklat Bagaimana mudah bukan mengingat susunan kabel straight? Apa Itu Kabel Cross Kabel cross adalah kabel dengan susunan warna yang berbeda setiap ujungnya. Fungsi kabel cross ini digunakan untuk menghubungkan device yang sama. Ini merupakan kebalikan dari kabel straight, kabel ini bisa disebut cross atau crossover. Kabel cross ini lebih sedikit penggunaannya jika dibandingkan dengan straight, tetapi Anda perlu tahu juga untuk urutan warna kabel cross. Contoh penggunaan kabel cross Menghubungkan komputer dengan komputer Menghubungkan switch dengan switch Menghubungkan hub dengan hub Menghubungkan router dengan router Urutan Warna Kabel Cross Kabel cross memiliki warna yang berbeda pada setiap ujungnya. Untuk itu Anda bisa memperhatikan urutan warna pada kabel cross berikut ini Susunan kabel cross Warna kabel cross ujung 1 Putih orange Orange Putih hijau Biru Putih biru Hijau Putih coklat coklat Warna kabel cross ujung 2 Putih hijau Hijau Putih orange Biru Putih biru Orange Putih coklat Coklat Tips dari Kami cara termudah mengingat urutan kabel cross/silang adalah dengan menukar urutan kabel straight nomor 1 dan 3 menjadi 2 dan 6. Kabel cross ujung satunya urutan warnanya sama dengan kabel straight, yang berbeda hanya pada ujung satunya. Bagaimana mudah bukan mengingat susunan kabel cross dalam jaringan? Perbedaan Kabel Straight dan Cross Paling mudah membedakan antara kabel straight dan crossover adalah urutan warnanya, untuk kabel cross ada beberapa urutan warna dari kabel straight yang dibalik. Selain itu perbedaanya kabel straight digunakan untuk device yang berbeda, sedangkan kabel straight digunakan untuk device yang sama. Jadi sudah tahu kan perbedan mendasar antara kabel straight dan crossover? Tips Crimping Kabel Jaringan Sebelum mengakhiri pembahasan mengenai susunan kabel cross dan straight, Kami memberikan tips melakukan crimping kabel yang benar. Urutan warna sudah benar tetapi saat melakukan proses crimping kabel salah maka kabel tidak bisa digunakan. Silahkan simak pembahasannya berikut ini Siapkan peralatan crimping Tang crimping Ada beberapa peralatan yang diperlukan saat melakukan crimping kabel diantaranya kabel UTP sesuai dengan keperluan, konektor RJ45 secukupnya, tang crimping untuk membuka kabel LAN dan terakhir lan tester. Potong isolator kabel UTP Selanjutnya lakukan pemotongan pada isolator kabel UTP bagian luar, potong kira-kira 3-4 cm. Kemudian pisahkan antara satu kabel dengan kabel lainnya sekalian diluruskan. Jika sudah urutkan sesuai dengan keperluan apakah mau membuat kabel straight atau cross, lalu silahkan potong secara lurus semua kabel tersebut agar nantinya saat pemasangan pada soket RJ45 tidak ada masalah. Pasang kabel UTP Langkah selanjutnya adalah memasukan pada konektor RJ45. Pastikan pemasangannya jangan sampai terbalik, cara mengenalinya untuk kunci konektor RJ45 berada di bawah kemudian masukan dan pastikan semuanya sudah lurus. Kunci RJ45 Selanjutnya Anda tinggal mengunci konektor RJ45 dengan menggunakan tang crimping, pastikan hingga terdengar suara klik pada konektor RJ45. Pengetesan LAN tester Langkah terakhir adalah melakukan pengetesan dengan menggunakan LAN tester apakah sudah benar atau belum. Jika semua lampu pada LAN tester menyala berarti Anda berhasil membuat pengkabelan jaringan. Kesimpulan Demikian pembahasan mengenai susunan kabel cross dan kabel straight dalam jaringan, perbedaan serta tips crimping kabel yang benar. Pastikan saat pemotongan kabel bisa rapi dan lurus sehingga saat proses crimping kabel kawat tembaga bisa tersambung pada konektor RJ45 dengan sempurna. Terakhir, selalu cek hasil crimping kabel dengan menggunakan LAN tester walaupun proses crimping sudah benar dan rapi. Perlu diketahui bahwa Qwords tidak hanya berbagi informasi mengenai jaringan saja, tetapi Qwords memiliki layanan penjualanbweb hosting murah dan daftar domain untuk keperluan website. Jika Anda belum memiliki website saat ini, silahkan hubungi Kami sekarang juga. Terima kasih
instalasi kabel utp jenis straight